Kamis, 23 Oktober 2014 | 22:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kisruh Surat Suara Pilkada Bali
KPUD Bali Nyatakan Surat Suara Puspayoga Sah
Headline
inilah.com
Oleh: Dewa Putu Sumetra
nasional - Minggu, 28 April 2013 | 04:05 WIB

INILAH.COM, Denpasar - Berakhir sudah kisruh surat suara paket yang diusung PDIP, Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) yang sebelumnya dipersoalkan Panwaslu Bali dan kubu Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta) yang diusung koalisi Golkar-Demokrat dan tujuh partai lainnya.

Pasalnya, dalam rapat pleno yang digelar hari ini, KPUD Bali menyatakan jika surat suara paket PAS yakni Puspayoga berpasangan dengan Dewa Nyoman Sukrawan yang menyertakan logo partai PDIP dalam surat suara kini dinyatakan sah.

"Demi kepentingan Bali yang lebih luas kami mengambil langkah- strategis dan telah melakukan pendalaman peraturan perundang-undangan serta konsultasi ke KPU Pusat. Untuk menjaga Bali yang lebih aman dan luas maka surat suara itu tetap dipakai pada Pemilukada 15 Mei 2013," ujar Ketua KPUD Bali, Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, ketika memberi keterangan resmi di kantor KPUD Bali, Sabtu (27/4/2013) sore.

Lanang memaparkan, dalam berita acara nomor 370/BA/IV/2013 ada beberapa hal yang telah diputuskan lembaga penyelenggara pemilu yang dipimpinnya. Baginya, dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan KPUD Bali tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Tahapan Pemilukada Bali tahun 2013 tetap dilaksanakan sesuai tahapan yang sudah ditetapkan," paparnya.

Menurut Lanang, surat suara yang dipergunakan adalah surat suara yang sudah dicetak dan sudah didistribusikan ke kabupaten/kota se-Bali. Keputusan itu, kata Lanang, diambil dengan mempertimbangkan berbagai hal yaitu untuk menjaga dan menjamin pelaksanaan Pilgub Bali 2013 agar tetap berjalan sesuai dengan tahapan.

Hal lainnya, Lanang berharap agar semua pihak diimbau tetap menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian Bali. Keputusan itu diambil sudah sesuai prosedur dan tanpa ada tekanan dari pihak manapun. "Kami tidak bermaksud melakukan hal-hal yang tidak baik dan kami tetap independen," tegasnya.

Terkait keputusan KPUD Bali itu, Ketua Panwaslu Bali, Made Wena mengaku sejauh ini pihaknya belum mau menanggapi keputusan KPUD Bali itu. "Sebabnya, secara kelembagaan institusinya belum menerima hasil pleno KPUD Bali, meski ia berada di lokasi saat KPUD mengumumkan sikapnya atas kisruh surat suarayang dimulai Panwaslu Bali dan tim pemenangan Pasti-Kerta. Kami akan lihat argumentasi dan alasan yang dijadikan dasar KPUD Bali," jelasnya.

Yang terpenting, menurut Wena adalah bagaimana masyarakat Bali menghargai keputusan yang telah diambil oleh KPUD. "Kita harap hal itu bisa dimaklumi semua pihak, termasuk oleh para pendukung dan tim kampanye," pinta Wena.

Sebelumnya, terjadi kekisruhan antar kandidat terkait penempatan logo PDIP di kertas suara paket PAS. Panwaslu awalnya menganggap hal itu melanggar ketentuan pada saat pendaftaran awal kandidat tanggal 30 Maret 2013. Padahal saat itu, tim paket PAS sudah memberi catatan akan melakukan perubahan terhadap dua hal. Pertama pemekatan warna merah pada kertas suara dan kedua, pembesaran logo PDIP.

Bahkan hasil surat suara terakhir telah disetujui oleh kedua tim masing-masing yang ditandatangani di atas materai tanggal 11 April 2013. Tim PAS dihadiri Ketua Tim Pemenangan Anak Agung Ngurah Ratmadi. Sementara paket Pasti-Kerta diwakili Sekretaris Tim Pemenangan Komang Purnama.

Awalnya, saat memberi keterangan resmi beberapa waktu lalu, paket Pasti-Kerta tak akan mengikuti tahapan Pilgub selanjutnya jika surat suara tak diubah sebagaimana rekomendasi Panwaslu. Dipihak kubu PDIP juga bersikeras dengan penempatan logo partai dan jika diubah, paket PAS juga mengancam tak akan mengikuti proses Pilgub Bali berikutnya.[dit]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER