Senin, 22 Desember 2014 | 21:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
KPU Tahu Bakal Banyak Sengketa Daftar Caleg
Headline
(Foto : inilah.com/ilustrasi)
Oleh: Laela Zahra
nasional - Jumat, 19 April 2013 | 18:30 WIB
Berita Terkait


INILAH.COM, Jakarta - Pemilu 2014 akan memasuki tahap penyusunan daftar calon legislatif sementara (DCS), yang kemudian akan ditetapkan sebagai daftar calon legislatif tetap (DPT).

Dalam tahapan ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengantisipasi bakal banyaknya sengketa terkait daftar calon. "Karena jumlah sengketa akan jauh lebih besar dari pada verifikasi parpol. Ini orang per orang,berpotensi sengketa," ujar Ketua KPU Husni Kamil Malik, di tengah persidangan kode etik di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jakarta, Jumat (18/4/2013).

Husni tengah mengkoordinasikan tahapan penyusunan DCS dan DCT kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), untuk mencegah terjadinya sengketa atas DCT yang ditetapkan KPU nanti. "Kami sudah bicarakan dengan Bawaslu."

Batas akhir parpol menyerahkan daftar caleg ke KPU adalah 22 April 2013. Setelah itu KPU melakukan tahapan menyusun DCS.

Dalam penyusunan DCS diharapkan parpol dapat menyelesaikan persengketaan daftar caleg di internal partainya. Sehingga pada saat daftar caleg ditetapkan KPU sebagai DCT, tidak ada lagi persengketaan antar caleg.

"DCT jarang disengketakan para pihak, nyaris tidak, apalagi parpol akan terlibat dalam mengoreksi DCS di kecamatan. Kami tidak tahu pada proses akhirnya apakah digugaat lagi atau tidak, karena parpol sudah diberi ruang," kata Husni.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER