Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 5 September 2015 | 06:06 WIB
Hide Ads

KPU Jamin Sistem IT tak Hambat Tahapan Pemilu

Oleh : Laela Zahra | Kamis, 18 April 2013 | 14:36 WIB

Berita Terkait

KPU Jamin Sistem IT tak Hambat Tahapan Pemilu
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjamin sistem aplikasi teknologi informasi yang digunakan dalam sejumlah tahapan pemilu, tidak akan menghambat tahapan pemilu.

"Kami akan upayakan supaya tak membuat terlambat, alat-alat bantu ini diupayakan untuk mempermudah kerja," ujar komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Kamis (17/4/2013).

Sebagaimana diketahui, KPU mengalokasikan anggaran Rp40 miliar untuk mengembangkan aplikasi teknologi informasi. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun empat aplikasi berbasis internet, yaitu Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih), Sistem Informasi Calon (Silon), Sistem Informasi Penghitungan (Situng), dan Sistem Informasi Logistik (Silog).

Untuk membangun aplikasi tersebut, KPU bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), Lembaga Sandi Negara, dan Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Ferry mengatakan, dari empat aplikasi tersebut, baru satu yang teruji kelayakan publik, yaitu aplikasi untuk Silog. Terhadap tiga aplikasi lainnya, KPU baru akan melakukan uji kelayakan publik. "Kami harap uji publik bisa dilakukan April atau Mei 2013," kata dia.

Anggaran Rp40 miliar yang disediakan untuk sistem IT KPU, lanjut Ferry, tidak hanya digunakan untuk empat sistem primer tersebut. Sistem Informasi Daerah Pemilihan, aplikasi pengarsipan digital, hingga aplikasi penyelenggara pemilu yang akan dipakai untuk panitia pemungutan suara, juga menggunakan anggaran Rp40 miliar tersebut. [yeh]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.