Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 7 Juli 2015 | 09:46 WIB
Hide Ads

Berangkat Sekolah Kecelakaan, Kerjakan UN di RS

Oleh : - | Senin, 15 April 2013 | 11:13 WIB

Berita Terkait

Berangkat Sekolah Kecelakaan, Kerjakan UN di RS
beritajatim

INILAH.COM, Sumenep - Dua siswa dari dua sekolah di Sumenep terpaksa mengikuti ujian nasional (UN) hari pertama, Senin (15/04/13) di dua rumah sakit berbeda.

Dua siswa tersebut yakni Hidayaturrahman, siswa Teknologi Komputer Jaringan di SMKN 1 Sumenep, mengikuti Unas di RSI Kalianget karena kecelakaan, dan Yudi Aryanto, siswa MA Raudlatut Tolibin (Robin), mengikuti Unas di RSD dr. H. Moh. Anwar Sumenep karena sakit thypus dan demam berdarah.

Bupati Sumenep, A. Busyro Karim saat mengunjungi langsung Yudi yang tengah mengerjakan soal Unas di RSD mengaku bersyukur, siswa masih bisa mengikuti Unas meskipun di rumah sakit. "Jadi karena kondisi siswa memang tidak memungkinkan untuk mengikuti Unas di sekolah, maka siswa bisa mengerjakan Unas di rumah sakit. Soal diantarkan ke ruangan interna, tempat siswa dirawat, kemudian dijaga oleh pengawas dan guru," katanya.



Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Ahmad Sadik menandaskan, prosedur pengawasan terhadap siswa yang mengerjakan Unas di rumah sakit, sama seperti siswa lainnya. "Satu siswa ini tetap diawasi dua orang guru, dan soal dikawal aparat kepolisian. Jadi tetap prosedurnya seperti biasa," ujarnya.

Sedangkan Hidayaturrahman, siswa SMKN 1 Sumenep terpaksa mengerjakan soal Unas di RSI Kalianget karena kecelakaan saat berangkat sekolah. "Jadi siswa kami ini tadi berangkat untuk mengikuti Unas di sekolah. Ternyata di tengah jalan mengalami kecelakaan, dan dirawat di RSI Kalianget. Akhirnya soal Unas untuk siswa tersebut kami antar ke RSI Kaianget, berikut guru dan pengawas ujiannya," terang Suharman, salah satu guru di SMKN 1 Sumenep. [beritajatim]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.