Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Mei 2015 | 18:36 WIB
Hide Ads

Wiranto Bakal Kirim Pemuda Hanura ke Korsel

Oleh : Marlen Sitompul | Senin, 1 April 2013 | 22:14 WIB
Wiranto Bakal Kirim Pemuda Hanura ke Korsel
Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto - inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Untuk mempelajari semangat bangsa Korea Selatan dalam upaya pembangunan dan memiliki etos kerja, Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto berencana mengirimkan sejumlah pemuda Hanura ke Korea Selatan. Sehingga diharapkan dapat menjadi salahsatu negara yang sangat diperhitungkan di dunia.

"Bangsa Korea Selatan memiliki etos kerja yang kuat, yang merupakan hasil dari nation and character building. Dari fakta inilah, ke depannya saya berencana mengirimkan sejumlah pemuda Partai Hanura untuk menimba ilmu ke Korea Selatan," kata Wiranto, Senin (1/4/2013).

Menurutnya, suatu bangsa bisa menjadi besar bila memiliki harga diri dan bangga menggunakan seluruh sumber daya nasionalnya untuk mewujudkan kedaulatan politik guna mencapai keberdikarian di bidang ekonomi. Negara berdikari itu dinilai ada di bangsa Korea Selatan, sehingga pihaknya mengirimkan para pemuda untuk belajar soal semangat dari bangsa Korea Selatan.

Usai bertemu dengan Duta Besar Korea Selatan, dirinya menjelaskan tentang berbagai persoalan terkini di tanah air, baik ekonomi maupun politik. "Kesempatan itu saya menjelaskan tentang Partai hanura yang memiliki khas yaitu kekuatan hati nurani sebagai sebuah kesadaran dan basis perjuangan ideologi partai. Dan kekuatan itulah yang akan menjadi modal kompetisi di pemilu 2014 nanti," tukasnya.0

Melalui hati nurani itulah Wiranto akan membangun wajah baru Indonesia yang terbebas dari korupsi. Ini terbukti melalui hampir 1.000 orang kader Partai Hanura di Legislatif di Indonesia tidak ada yang tersangkut kasus korupsi.

"Hanura adalah partai yang dibentuk atas keprihatinan terhadap kondisi perpolitikan yang dihadapi Indonesia. Hampir 1.000 kader Hanura di Legislatif seluruh Indonesia tidak ada yang tersangkut korupsi," tambahnya. [ton]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.