Kamis, 18 September 2014 | 04:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kasus Cebongan Versi Facebook Tak Goyahkan Polri
Headline
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar - inilah.com/wirasatria
Oleh: Wahyu Praditya Purnama
nasional - Senin, 1 April 2013 | 19:07 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Polri mengaku tidak terpengaruh apapun dengan munculnya analisis dan kronologi kasus penyerangan LP Cebongan, Sleman di media sosial Facebook. Polri juga merasa tersudutkan karena kronologi yang menyudutkan Polri itu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, jejaring sosial merupakan sarana yang paling baik untuk membangun opini. Opini memang ada yang berdasarkan data dan fakta, namun lebih banyak opini yang hanya sekadar pendapat pribadi.

"Siapa saja bisa punya Facebook, dan siapa saja bisa membangun opini tanpa data dan fakta yang akurat. Itulah konsekuensi dari globalisasi, itu tak akan mempengaruhi (penyidikan)," aku Boy Rafli saat ditemui di Mabes Polri, Senin (1/4/2013).

Boy menegaskan pihaknya tetap akan terus melakukan proses investigasi dalam mengungkap kasus penyerangan Lapas Cebongan, dengan berkoordinasi dengan TNI maupun Komnas HAM.

Sebelumnya, beredar melalui Facebook sebuah paparan mengenai kronologi dan analisis kasus Cebongan yang ditulis oleh seseorang yang menggunakan nama Idjon Djanbi. Di dalamnya disebutkan bahwa anggota Kopassus tidak ada yang terlibat dalam kasus itu. Sebaliknya, penyerangan itu merupakan buntut persaingan bisnis narkoba dan tubuh Polri sendiri. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Jokosing Kirthogh
Selasa, 2 April 2013 | 11:33 WIB
apapun argumen Boy, testimoni FB tsb masuk akal..yah buktikanlah kalau memang tak goyah...masyarakat memang banyak yg gak percy lagi...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER