Jumat, 25 Juli 2014 | 00:42 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kekurangan Siswa, 4 SD di Sampang Bakal Merger
Headline
IST
Oleh:
nasional - Kamis, 28 Maret 2013 | 18:10 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Sampang - Sebanyak empat Sekolah Dasar (SD) di kawasan Kecamatan Kota, kabupaten Sampang dipastikan bakal dibekukan. Kondisi ini lantaran sekolah tersebut dianggap tidak efisien layaknya lembaga pendidikan pada umumnya. Keempatnya adalah SDN Karang dalam 1, SDN Gunung Sekar 3, SDN Dalpenang 3, dan SDN Dalpenang 5.

Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang akan menggabungkan keempat SD itu dengan sekolah lain. Namun belum bisa dipastikan akan digabungkan ke sekolah yang mana, pasalnya saat ini masih dalam bentuk rencana usulan kepada Bupati.

Abi Kusno, Kabid Kurikulum Disdik setempat, saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mengusulkan kepada Bupati agar sekolah dasar yang tidak efisien bisa digabungkan dengan sekolah lain. "Ini masih dalam usulan ke Bupati," terangnya, Kamis (28/3/2013).

Abi juga menambahkan, selain karena alasan kekuranggan murid, keempat sekolah tersebut dinilai tidak mempunyai efisiensi guru dan prasarananya. Hal ini berdasarkan PP 17 tahun 2007 dimana pemkab berwenang dalam pengembangan penyelenggaraan pendidikan di daerahnya. "Untuk sementara ini yang dilakuakan penggabungan atau merger hanya di kecamatan kota Sampang saja selanjutnnya giliran di beberapa kecamatan lainya," katanya.

Bahkan saat ini, SD Gunung Sekar 3 sudah tidak mempunyai kepala sekolah, direncanakan tahun ini proses merger tersebut sudah selesai kemudian diterbitkan surat keputusannya. "Untuk sementara ini yang dikota dulu, namun tidak menutup kemungkinan akan berlanjut ke kecamatan lainnya," imbuhnya.

Sementara itu, dengan kondisi ini, Abdul Muhlis anggota Komisi D DPRD Sampang. menyayangkan banyaknya sekolah yang dianggap tidak layak di beberapa daerah terpencil tanpa ada langkah merger dari dinas pendidikan. Menurutnya sekolah di perkotaan tidak bisa menjadi ukuran, yang perlu diperhatikan adalah sekolah dasar di pedesaan sehingga perlu ada penggabungan sekolah satu dengan yang lainnya.

"Saya hanya berharap langkah merger ini segera diterapkan, sebab kami juga sering menemukan sejumlah SD di pedesaan yang sangat minim siswanya," ucapnya [beritajatim]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
surahno69@gmail.com
Rabu, 4 Juni 2014 | 11:21 WIB
Gimana sekolah yg siswanya 28 dan guru pns 3 apa efektif itu?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER