Sabtu, 1 November 2014 | 14:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Salam 3 Jari dari Luthfi Hasan Ishaq di KPK
Headline
Tersangka kasus dugaan suap kuota impor daging di Kementerian Pertanian (Kementan), Luthfi Hasan Ishaq - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Firman Qusnulyakin
nasional - Selasa, 19 Maret 2013 | 15:12 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Tersangka kasus dugaan suap kuota impor daging di Kementerian Pertanian (Kementan), Luthfi Hasan Ishaq, hari ini, Selasa (19/3/2013) kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Luthfi dimintai keterangan sebagai saksi untuk ketiga tersangka lainnya dalam kasus dugaan suap yang diperkirakan mencapai Rp40 miliar itu.

Namun setelah menjalani pemeriksaan hampir lima jam, Luthfi lagi-lagi bungkam dan menolak berkomentar mengenai pemeriksaanya. Sebaliknya dia hanya mengacungkan salam ”metal” alias mengacungkan tiga jari kepada wartawan yang mengerubunginya. Diduga salam itu berkaitan dengan nomor urut PKS di Pemilu tahun 2014 mendatang.

Lutfi Hasan Ishaq ditetapkan sebagai salah satu tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap impor daging. KPK telah menjebloskan Luthfi ke Rutan KPK cabang Rutan POMDAM Jaya Guntur, Kamis (31/1/2013) lalu usai menjalani pemeriksaan marathon selama 17 jam.

Dia disangkakan menerima uang suap Rp1 miliar dari PT.Indoguna Utama terkait tender pemenangan impor daging sapi itu. Selain Lutfi, status tersangka juga dikenakan terhadap tiga orang berinisial JE, AAF dan AF. AF adalah Ahmad Fathanah.

JE dan AAF diketahui sebagai Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi. Keduanya menduduki kursi Direktur PT Indoguna Utama. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER