Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 31 Januari 2015 | 00:00 WIB
Hide Ads

Apa Kata Prabowo Soal Penangkapan Hercules?

Oleh : Agus Rahmat | Senin, 11 Maret 2013 | 18:55 WIB
Apa Kata Prabowo Soal Penangkapan Hercules?
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto - inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto angkat bicara soal penetapan Hercules sebagai tersangka oleh pihak Polda Metro Jaya.

Ditemui usai menemui Presiden di kantor Presiden kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (11/3/2013), Prabowo mengatakan kalau semua proses hukum yang menimpa Hercules, sepenuhnya menjadi masalah hukum.

"Hercules kita serahkan ke prsoes hukum. Saya tahunya beliau pejuang Timor-timur (sekarang Timor Leste) setia sama NKRI. Memang bahwa ada image dia berandalan. Tapi beliau kan janji mau perbaiki diri. Dan saya kira dia akhir-akhir ini banyak berbuat kebaikan. Tapi kalau dia ada kesalahan ya hadapilah proses hukum," jelas Prabowo.

Soal adanya dugaan politisasi dari kasus ini, Prabowo tidak yakin. "Saya kira tidak ada," elaknya.

Namun, mantan Komandan Kopasus ini menilai seharusnya penangkapan yang dilakukan tidak sampai terjadi benturan fisik. Jika ada sedikit sifat emosional, seharusnya diakui kalau itu adalah karakter emosional anak muda. Prabowo meminta pihak kepolisian untuk bersikap adil.

"Saya kira kembali bahwa saya berharap kalau ada insiden harus dengan tenang. Kadang-kadang anak muda itu emosional. Saya percaya pimpinan TNI dan Polri akan ambil langkah-langkah terbaik," ucap Prabowo.

Prabowo dikenal memiliki hubungan dekat dengan Hercules. Hercules kini memimpin ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB), sebuah organisasi di mana Prabowo juga aktif mendukungnya. GRIB dibentuk untuk memenangkan Prabowo di Pilpres 2014.

Organisasi GRIB dipercaya mempunyai banyak massa dan mempunyai suara serta pengaruh yang signifikan bagi perolehan suara partai gerindra. Karena itu, tidak heran bila ada yang mengaitkan penangkapan Hercules ini sebagai bagian untuk melemahkan pencapresan Prabowo. [tjs]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

32038

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.