Kamis, 17 April 2014 | 01:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pencalonan Agus Marto Jadi Gubernur BI akan Mulus
Headline
Calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo - Inilah.com/Dok
Oleh: Marlen Sitompul
nasional - Jumat, 8 Maret 2013 | 04:11 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo yang diajukan Presiden Susilo Bambang Yushoyono (SBY) disinyalir akan mulus didukung DPR.

Fungsionaris Partai Golkar, Emil Abeng mengatakan, langkah Agus akan mulus di DPR selama bisa mengambil kebijakan moneter yang memungkinkan transformasi dari ekonomi eksklusif kepada ekonomi inklusif yang intinya adalah harus ada kebijakan yang mendukung tumbuh kembangnya ekonomi kerakyatan.

Namun jika tidak bisa, Agus akan menghadapi berbagai 'gangguan' baik selama proses uji kepatutan dan kelayakan di DPR maupun dalam mengemban tugas sebagai Gubernur BI.

"Untuk itu, tidak ada kata lain bagi Agus Martowardoyo untuk memperjelas komitmennya kepada kepentingan rakyat dan nasional khususnya terkait daya saing nasional seperti suku bunga kredit yang kompetitif bagi pelaku usaha dan kebijakan nilai tukar yang stabil," kata Emil, saat dihubungi wartawan, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Emil mengingatkan setidaknya ada 4 komitmen dan visi Agus Marto sesuai dengan pasal 23d Konstitusi dan tugas dan fungsi BI yang diatur UU Bank Indonesia. Yang pertama adalah suku bunga acuan BI Rate di angka 5,75%. Ini untuk dunia usaha dinilai masih tinggi dan belum mendukung daya saing nasional. jika dibandingkan di negara-negara lain di Asia, contoh Bank Sentral Thailand (Bank of Thailand) hanya menerapkan 2,75 persen, Malaysia di tingkat 3,5 persen dan Singapura di kisaran 3 sampai 4 persen.

Lanjut Emil, dirinya mengkhawatirkan Indonesia kehilangan momentum pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Asia. "Pemerintah harus mempunyai keputusan politik yang berani, atau hanya mau mencitrakan portfolio makro.

Tapi disisi lain pelaku bisnis Indonesia kalah dengan pesaing dari Negara-negara ASEAN karena suku bunga yang tidak kompetitif," tegas Anggota Komisi VI DPR itu.

Menurutnya, mayoritas di DPR dalam Hal ini menginginkan penurunan suku bunga kredit di bawah 8 persen. Kata Emil, suku bunga kredit yang berlaku sekarang sekitar 12 persen dinilai masih terlalu tinggi jika dibandingkan industri perbankan di negara-negara lain di Asia.

"Tugas hakiki Agus sebagai Gubernur Bank Sentral menetapkan spreadmargin perbankan dibatas 4 sampai 5 persen maksimum," kata Emil Abeng.

Apakah Agus Marto sanggup? Emil mengungkapkan, kalau dilihat dari sisi kelayakan, Agus Marto dalam mengikuti fit and proper test cukup layak. Terlihat dari sisi kapabilitas sebagai figur yang mengerti urusan keuangan dan bankir profesional yang memiliki jaringan global yang luas.

"Jadi sekarang tinggal bagaimana meyakinkan kami bagaimana komitmen Agus Martowardoyo terhadap kepentingan bangsa terutama terkait daya saing nasional," tandas Emil. [ton]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER