Selasa, 30 September 2014 | 18:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polri Anggap Penyerangan Oknum TNI Tanpa Komando
Headline
Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius - IST
Oleh: Wahyu Praditya Purnomo
nasional - Kamis, 7 Maret 2013 | 15:16 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Mabes Polri menganggap penyerangan yang dilakukan oknum TNI terhadap kantor Polres Ogan Komering Ulu (OKU) di Sumatra Selatan, Kamis (7/3/2013) tanpa dikomando. Artinya tak ada pimpinan TNI yang menyuruh atau mengetahui.

"Mereka bergerak tanpa sepengetahuan pimpinan atau dikomando," kata Kadiv Humas Polri Irjen Suhardi Alius di kantor Humas Mabes Polri, Kamis (7/3/2013).

Dia menerangkan, ulah brutal sejumlah oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berbuntut pada pembakaran Mapolres terjadi setelah mediasi dalam unjuk rasa antara kepolisian dan anggota TNI. "Pembicaraan tidak berlangsung lama, lalu situasinya mendadak tak terkendali dan menjadi perusakan," ungkapnya.

Mediasi yang berjalan membahas seputar kasus penembakan yang menewaskan anggota TNI oleh anggota kepolisian.

Dia menyesalkan tindakan brutal puluhan anggota TNI. Pihaknya mendesak Mabes TNI untuk mengungkap kasus pembakaran dan penyerangan yang mengakibatkan empat anggota polisi mengalami luka tusuk. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
joko
Jumat, 8 Maret 2013 | 08:13 WIB
Memang Polisi perlu diberi pelajaran supaya tidak kemaki, mentang-mentang dibawah presiden langsung. Polri harusnya introspeksi semua kejadian ini muncul karena ulah oknum anggota polisi sendiri,. nembak sembarangan. sangat tidak profesional. padahal hanya pelanggaran lalin.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER