Senin, 24 November 2014 | 20:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
KPK Cekal Istri Muda Djoko Susilo
Headline
Juru bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Firman Qusnul Yakin
nasional - Rabu, 6 Maret 2013 | 06:06 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengajukan permintaan pencekalan saksi ke Direktorat Imigrasi Kementrian Hukum dan HAM.

Saksi yang dicekal bernama Mahdiana. Dia dilarang bepergian keluar negeri sejak 4 Maret 2013 untuk enam bulan kedepan terkait dugaan tinda pidana pencucian uang dengan tersangka Irjen Djoko Susilo.

"Tanggal 4 Maret 2013 kami sudah mengirimkan surat permintaan cegah atas nama Mahdiana, saksi untuk tersangka DS," kata Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo, di Jakarta, Selasa (5/3/2013).

Dia mengatakan Mahdiana merupakan perempuan dan berprofesi sebagai wiraswasta. Menurut dia, pencegahan itu dilakukan karena untuk memudahkan proses penyidikan yang dilakukan KPK dalam memintai keterangan yang bersangkutan.

"Mahdiana ini sudah dua kali diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DS," ujarnya.

Djoko Susilo menikah dengan Mahdiana pada 27 Mei 2001 dengan nomor akta nikah 818/129/V/2001 Senin tanggal 14 Mei 2001. Djoko juga diketahui menikahi Putri Solo 2008, Dipta Anindita di KUA Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Desember 2008 dan istri pertamanya Suratmi di Madiun Jawa Timur. [ton]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER