Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 20:41 WIB

Anas Bakal Bongkar Korupsi Inner Circle Cikeas?

Oleh : R Ferdian Andi R | Minggu, 24 Februari 2013 | 07:01 WIB
Anas Bakal Bongkar Korupsi Inner Circle Cikeas?
Pidato politik bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum - inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH.COM, Jakarta - Pidato politik bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengisyaratkan bakal membuka sejumlah kasus korupsi. Beberapa kata kunci, Anas sampaikan ke publik. Anas bakal bongkar kasus korupsi lingkar dalam Cikeas?

Pidato terakhir Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat memberi isyarat penting tentang perkembangan Partai Demokrat ke depan. Ia menyebutkan saat ini dan ke depan akan menjadi ujian bagi Partai Demokrat sebagai partai yang bersih, cerdas dan santun.

"Akan diuji oleh sejarah apakah Demokrat partai yang bersih atau tidak bersih. Partai yang bersih atau korup. Akan diuji partai yang cerdas atau partai yang tidak cerdas. Partai yang solutif menawarkan gagasan cerdas dan bernas atau partai yang tidak seperti itu," kata Anas saat menyampaikan pidato terakhirnya dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Sabtu (23/2/2013).

Tidak sekadar itu, Anas menyebutkan Partai Demokrat juga akan diuji apakah partai segitiga biru ini akan diuji kesantunan politiknya atau justru terjerambab dalam praktik sadisme politik. "Tentu ujian itu akan berjalan sesuai dengan perkembangan waktu dan keadaan," tambah Anas.

Selain memberi pernyataan tersebut Anas juga menegaskan penetapan tersangka dirinya dalam kasus Hambalang bukanlah akhir dari karir politiknya. Ia justru menegaskan saat ini merupakan permulaan. Anas mengibaratkan, saat ini baru halaman pertama. "Hari ini saya nyatakan ini baru halaman pertama. Masih banyak halaman-halaman berikutnya yang akan kita buka dan baca bersama. Tentu untuk kebaikan kita bersama," tegas Anas.

Kalimat Anas dalam pidato terakhir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat memang menimbulkan tafsir yang beragam. Namun pernyataan soal perlu ujian bagi Partai Demokrat sebagai partai yang bersih, cerdas dan santun memberi pesan penting bagi Partai Demokrat. Jargon yang selama ini didengungkan Partai Demokrat akan menemukan pembuktiannya seiring waktu berjalan.

Selain itu pernyataan Anas yang menyebutkan tentang situasi yang terjadi saat ini hanyalah permulaan atau halaman pertama, memberi makna penting, Anas akan membuat kejutan khususnya terkait di internal Partai Demokrat. Meski, Anas buru-buru menggarisbawahi apa yang bakal ia lakukan bukanlah dalam rangka kebencian dan kemarahan namun semata-mata untuk kemaslahatan bersama.

Apakah pernyataan Anas ini terkait dengan berbagai rumor praktik korupsi yang dilakukan oleh lingkar dalam Cikeas yang selama ini menjadi perbincangan baik di situs jejaring sosial maupun dalam obrolan para aktivis?

Sejumlah kasus dan skandal dikaitkan dengan lingkar dalam Cikeas alias dengan orang-orang dekat Presiden SBY. Seperti kasus korupsi IT KPU dalam Pemilu 2009, kasus bailout Century sebesar Rp6,7 triliun, kasus SPT pajak keluarga Cikeas, termasuk beredarnya rumor tentang Edhie Baskoro Yudhoyono yang juga putra Presiden SBY yang diduga menerima sejumlah dana dari bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin.

Pengamat hukum dari Universitas Indonesia Chudry Sitompul mengatakan masyarakat dapat memaafkan Anas Urbaningrum asal ia mau membongkar kasus korupsi lainnya yang ia ketahui. "Saya kira masyarakat bisa saja memaafkan Anas, tapi saya imbau dia mau bongkar kasus korupsi lain yang diketahui informasinya. Jadi kerja sama," kata Chudry Sitompul, di Jakarta, Sabtu (23/2/2013).

Apakah Anas akan memperjelas rumor yang dikaitkan dengan lingkar dalam Cikeas? Kita lihat saja. Yang pasti, publik menanti halaman-halaman berikutnya yang telah dijanjikan oleh Anas Urbaningrum. [mdr]

Komentar

x