Senin, 22 September 2014 | 11:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Lagi, Ribuan Kader Partai NasDem Mundur
Headline
inilah.com/Ardhy Fernando
Oleh: Renny Sundayani
nasional - Rabu, 20 Februari 2013 | 07:06 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kemelut serta gejolak internal Partai Nasional Demokrat (NasDem) nampaknya tak kunjung usai. Partai besutan Surya Paloh kembali ditinggal kadernya di daerah. Kali ini giliaran Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Provinsi Banten Titin Khalawiyah, yang mundur.

Tak hanya Sekretaris DPW Banten, sejumlah pejabat teras DPW NasDem Banten dan anggota juga menyatakan hengkang dari partai NasDem.

“Kami merasa terdzolimi secara politik baik oleh DPP (Dewan Pimpinan Pusat), DPW maupun pejabat Ormas NasDem,” ujar Titin dalam siaran pers, Rabu (19/2/2013).

Dikatakan Titin, kalau dirinya beserta beberapa pejabat DPW NasDem Banten merasa sudah membesarkan partai, terutama meloloskan partai ini sebagai peserta Pemilu 2014. Namun apa daya, setelah partai ini dinyatakan lolos dan mendapat nomor urut 1 sebagai peserta pemilu, partai seolah-olah diambil secara sepihak.

“Kongres yang telah dilaksanakan tidak ubahnya perampokan hak konstitusi dari pejuang-pejuang pendiri Partai NasDem,” kata Titin.

Lebih jauh Titin mengatakan dengan masuknya pengurus-pengurus baru yang mengisi posisi-posisi penting adalah bentuk perampasan hak konstitusi pengurus lama yang telah berkorban selama ini.

Titin menuding, apa yang dilakukan pengurus NasDem adalah bentuk partai ini tak lagi punya ideologi apalagi cita-cita besar menegakan restorasi.

Di tingkat kepengurusan daerah, di DPW Banten yang telah ditinggalkan Titin, saat ini telah diterbitkan susunan baru pengurus DPW NasDem Banten yang diajukan ke DPP. Susunan pengurus baru tersebut menurutnya diisi oleh orang-orang yang selama ini yang tidak punya kontribusi ke partai.

Di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Lebak, sebuah rapat pleno kecil bahkan bisa memecat sekretarisnya yang selama ini bekerja keras selama masa verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Kami sungguh miris dengan hal ini,” ujarnya.

Kekecewaan Titin berakhir dengan pengunduran dirinya. Ia mengaku mundur bersama ribuan kader NasDem Banten lainnya. Titin berharap pengunduran dirinya bisa bermanfaat lebih besar lagi bagi bangsa. “Kami kecewa dan memilih mengembalikan KTA (kartu Tanda Anggota) dan atribut partai lainnya,” tandas Titin. [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
nasurdin
Rabu, 20 Februari 2013 | 15:20 WIB
itulah orang indonesia uang jadi segala-galanya, buktinya HT dianggab bank akhirnya jadi rebutan.itulah mutu politikus indonesia tidak bisa percaya diri. dan pengamat hanya bisa memberi komentar setelah terjadi kalo gitu anak TK aja bisa, maju terus biar matahari terbit dari barat kau tetap nasdem
honeysmile17
Rabu, 20 Februari 2013 | 11:36 WIB
partai nasdem mau mengadakan pembaharuan ... gak tahunya .. pembaharuan untuk kisruh dan ribut, urus partai tidak becus, palagi urus negara, rakyat dan bangsa ... aku pernah mendengar, bahwa gatotkaca itu pahlawan amarta yang mempunyai otot kawat balung wesi.. kalo nasdem otot benang balung dhebox
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER