Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 5 September 2015 | 17:21 WIB
Hide Ads

Jelang Pemilukada, Bupati Pasuruan Lakukan Mutasi

Oleh : - | Sabtu, 2 Februari 2013 | 03:11 WIB

Berita Terkait

Jelang Pemilukada, Bupati Pasuruan Lakukan Mutasi
ist

INILAH.COM, Pasuruan - Pemilukada Kabupaten Pasuruan tinggal 1 bulan lagi digelar, yakni pada 3 Maret 2013. Kendati demikian Bupati Dade Angga justru menggelar mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jumat (1/2/2013). Sebanyak 27 pejabat dari eselon II, III, dan IV terkena mutasi kali ini.

Bupati Pasuruan Dade Angga beralasan, mutasi jelang pemilukada terpaksa digelar karena untuk mengisi kekosongan. Dari 27 pejabat yang terkena mutasi itu, tiga pejabat dari eselon II, delapan pejabat dari eselon III dan 16 pejabat dari eselon IV. Diantara yang beruntung dari eselon II yakni Iswahyudi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Penelitian dan Diklat.

Iswahyudi kini kembali menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menggantikan Eddi Sasmito. Sementara Eddi Sasmito sendiri kini menggantikan posisi Iswahyudi, alias bertukar posisi. "Pak Eddi Sasmito kita pindah agar dia lebih konsentrasi pada penyembuhan penyakitnya. Kita berharap dia segera sembuh," jelas Dade Angga.

Sementara itu Direktur Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan (Pusaka) Lujeng Sudarto menilai, mutasi 'kecil' jelang pemilukada yang digelar Bupati Dade Angga di Pendopo Kabupaten Pasuruan merupakan bukti bahwa sang bupati telah berhasil membangun konsolidasi dengan para pejabat dalam kabinetnya.

"Saya melihat bupati telah berhasil membangun konsolidasi dengan para pejabat. Karena dalam formasi kali ini tidak banyak ada perubahan, karena mutasi hanya untuk mengisi kekosongan. Coba kalau dia mutasi besar-besaran, pasti blunder bagi dia," terang Lujeng Sudarto kepada beritajatim.com.[beritajatim.com]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.