Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 2 Maret 2015 | 00:38 WIB
Hide Ads

Polri Dukung KPU Sukseskan Pemilu 2014

Oleh : Ajat M Fajar | Rabu, 16 Januari 2013 | 12:38 WIB
Polri Dukung KPU Sukseskan Pemilu 2014
Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan Polri, Kejaksaan Agung, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) - Inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan Polri, Kejaksaan Agung, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), hari ini, Rabu (16/1/2013). Hal ini dilakukan untuk mendukung suksesnya Pemilu 2014.

Dalam penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) tersebut, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mengaku siap mengerahkan pasukannya untuk mengamankan Pemilu 2014. Bahkan Polri memastikan akan bersikap netral dalam penyelenggaraan Pemilu nanti.

"Menindaklanjuti perlunya langkah antisipastif di atas, negara telah mengatur mekanisme dan sistem yang mampu mendorong serta melindungi seluruh tahapan pemilu. Agar dapat berjalan sesuai harapan kita semua. Hal ini secara legalitas telah ditetapkan dalam UU no 15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan pemilu," ujar Timur di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2013).

Menurutnya, dalam penerapan operasionalisasi undang-undang tersebut, Polri siap mendukung dan bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait seperti KPU, Bawaslu, dan Kejaksaan Agung agar pemilu 2014 bisa mandiri, bersih, bebas dari pengaruh pihak manapun. "Para penyelenggara pemilu di atas memerlukan kerja sama semua pihak. Termasuk dukungan Polri dan Kejagung," imbuhnya.

Timur mengatakan, kerja sama dan dukungan dari Polri dan Kejaksaan Agung sangat penting dilakukan agar masing-masing institusi dapat berperan secara sinergis dengan harapan gangguan keamanan, penyimpangan atau pelanggaran yang terjadi dapat dicegah atau diselesaikan secara profesional dan komprehensif, dengan menjunjung tinggi hukum yang dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat.

"Melalui nota kesepahaman yang didukung kesiapan matang memadai, akan memberi keyakinan pemilu 2014 dapat optimal sesuai rencana," jelasnya.

Untuk itu, Polri berharap dengan kesepahaman ini seluruh jajaran di setiap instansi bisa menerapkan dan menjalankannya. Sehingga tercipta persamaan persepsi dan pemahamaman yang menunjang pelaksanaan tugas secara profesional.

"Selaku pimpinan Polri, saya berkomitmen Polri senantiasa profesional netral dan bebas pengaruh pihak manapun dalam mendukung pemilu yang tertib, dan demokratis. Oleh karena itu, Polri, Kejagung, KPU, Bawaslu, dan penyelenggara lain memiliki tekad yang sama mengawal pemilu tahun 2014 dengan sebaik-baiknya," ucapnya. [mvi]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.