Rabu, 17 September 2014 | 18:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kasus Korupsi PON
Nasib Gubernur Riau Tunggu Waktu
Headline
Gubernur Riau, Rusli Zaenal - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Firman Qusnulyakin
nasional - Selasa, 15 Januari 2013 | 23:01 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan tujuh tersangka kasus suap PON Riau. Ketujuh tersangka yang merupakan anggota DPR Riau ini ditahan di tempat berbeda.

Ketujuh legislator daerah ini yakni Adrian Ali (PAN), Abubakar Siddik (Golkar), Tengku Muhazza (Demokrat), Zulfan Heri (Golkar), Syarif Hidayat (PPP), Muh Rum Zen (PPP) dan Turoechan Asyari (PDIP). Semuanya merupakan anggota Panitia Khusus (Pansus) revisi Perda PON itu.

Mereka berjanji akan membantu KPK membokar kasus tersebut. Termasuk membongkar ketelibatan Gubernur Riau, Rusli Zaenal.

Salah satu tersangka asal Partai Amanat Nasional (PAN), Adrian Ali berjanji akan membongkar habis pihak-pihak yang diduga terlibat termasuk keterlibatan Gubri.

"Iya (bongkar ketelibatan Rusli Zaenal). Apa yang kita lakukan, apa yang kita dengar, kita akan bongkar habis," kata Adrian Ali melalui kuasa hukumnnya, Aziun Asyaari usai mendampingi pemeriksaan dan penahanan kliennya di gedung KPK, Selasa (15/1/2013).

Meski demikian, Aziun mengklaim jika pemeriksaan kliennya hari ini belum menyentuh subtansi kasusnya, termasuk dikorek penyidik KPK soal keterlibatan Rusli Zaenal yang merupakan politisi Partai Golkar tersebut.

"Pemeriksaan tadi baru indentitas dan proses pansus. Belum sampai kesana seperi yang ditanyakan tadi," jelasnya.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER