Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 28 Juli 2015 | 10:27 WIB
Hide Ads

Ambil Nomor Urut di KPU

Parade Sisingaan & Kuda Lumping Antar PDIP

Oleh : Ajat M Fajar | Senin, 14 Januari 2013 | 13:25 WIB
Parade Sisingaan & Kuda Lumping Antar PDIP
ist

INILAH.COM, Jakarta - PDI Perjuangan hari ini mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menghadiri acara pengundian nomor urut partai politik peserta Pemilu 2014.

Pengurus PDI Perjuangan diantarkan oleh arak-arakan parade sisingaan dan kuda lumping asal Jawa Barat. Di tengah-tengah parade ini sejumlah petinggi PDI Perjuangan seperti Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, Ketua DPP Bidang Hukum Trimedya Panjaitan, Wasekjen Eriko Sotarduga dan beberapa petinggi lainnya ikut hadir.

Tjahjo Kumolo mengatakan parade kesenian tradisional ini merupakan dukungan moril dari kader-kader daerah kepada DPP PDI Perjuangan untuk agar bisa sukses di pemilu nanti.

"Mereka mengantar kami ke KPU dengan memberikan dukungan mudah-mudahan pileg ke depan sukses dan KPU independen. Penugasan kami ada 7 orang dari DPP," ujar Tjahjo di kantor KPU, Senin (14/1/2013).

Sementara itu, Wasekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto menambahkan, ide parade kesenian tradisional dipakai sebagai iring-iringan pengantar diinspirasi dari pemilu sebelumnya yang sarat dengan persaingan yang keras dan ketat. Untuk itu, dengan kesenian ini diharapkan akan menjadi simbol kampanye damai dengan mengedapankan unsur tradisional.

"Idenya kenapa begini karena selama ini pemilu diwarnai sebagai rivalitas. Dan PDI Perjuangan ingin mengedepankan ada unsur budaya tradisional yang harus dijaga," kata Hasto Kristyanto di kantor KPU.

Parade ini diikuti oleh ratusan simpatisan dari PDI Perjuangan. Hal ini membuat satu jalur dari Jalan Diponegoro ke Imam Bonjol ditutup karena dipakai oleh parade tersebut. [rok]

Tag :

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.