Kamis, 23 Oktober 2014 | 18:41 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Lagi, Bupati Kolaka Acuhkan Kejagung
Headline
Buhari Matta - IST
Oleh: Renny Sundayani
nasional - Selasa, 18 Desember 2012 | 22:10 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Bupati Kolaka, Sulawesi Tenggara, Buhari Matta, tersangka kasus dugaan korupsi jual beli nikel kembali mangkir dari pemanggilan penyidik Kejaksaan Agung. Ia mengacuhkan pemanggilan kedua untuk penyidikan kasus jual beli nikel antara Pemkab Kolaka dengan PT Kolaka Mining International.

"Hari ini diagendakan pemanggilan kedua. Tapi yang bersangkutan tidak hadir," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi dikantornya, Selasa (18/12/201)

Buhari, lanjut Untung juga tak memberikan alasan ketidakhadirannya penuhi panggilan penyidik. "Kami akan agendakan pemanggilan ketiga,"imbuhnya.

Meski telah mangkir dua kali pemanggilan, yakni Selasa (11/12) lalu dan hari ini, penyidik Pidana Khusus belum akan melakukan pemanggilan paksa.

Diketahui Buhari dianggap telah memenuhi unsur merugikan keuangan negara karena telah menjual nikel kadar rendah tanpa melakukan penilaian harga terlebih dahulu seharga USD10 tersebut.

Nikel Kadar Rendah sebanyak 222.000 WMT milik Pemkab Kolaka tersebut oleh Buhari Matta telah dijual kepada PT Kolaka Mining International dengan harga USD10 per MT. Kemudian Nikel tersebut oleh PT KMI dijual kembali kebeberapa perusahaan di China dengan kisaran harga USD37 sampai dengan USD60.

Namun, dilaporkan kepada Pemkab Kolaka oleh PT KMI, Nikel tersebut dijual ke China dengan kisaran harga USD25 hingga USD33, yang jelas-jelas merugikan keuangan daerah Pemkab Kolaka sebesar Rp29,957 miliar.[man]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER