Sabtu, 1 November 2014 | 01:34 WIB
Follow Us: Facebook twitter
TNI Resmikan Monumen Jenderal Sudirman di NTT
Headline
Monumen Jenderal Sudirman di NTT - ist
Oleh: Ajat M Fajar
nasional - Minggu, 16 Desember 2012 | 07:36 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, meresmikan Monumen Panglima Besar Jenderal Sudirman, di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/12/2012).

Pembangunan monumen di Desa Maritaing Kecamatan Alor Timur dinilai sangat tepat, karena letaknya yang strategis menghadap dengan tegap dan gagah ke arah garis batas laut negara Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste, serta alur laut Kepulauan Indonesia.

Panglima TNI mengatakan, Jenderal Sudirman telah berjuang dengan semangat pantang menyerah untuk mempertahankan harga diri dan martabat bangsa Indonesia, meskipun penyakit yang sangat berat tengah dideritanya.

Kecintaannya yang teramat besar kepada Ibu Pertiwi telah membentuk watak Sudirman muda untuk lebih mengedepan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan, sehingga dengan kegigihan dan kepribadian yang kuat masih terus berjuang bersama rakyat untuk mempertahankan setiap jengkal tanah air, demi tetap tegaknya NKRI, walaupun harta atau nyawa yang menjadi taruhannya.

“Refleksi nilai-nilai historis melalui pembangunan Monumen Panglima Besar Jenderal Sudirman, dan semangat juang yang dimiliki dapat diteladani serta diimplementasikan dalam kehidupan bangsa Indonesia saat ini dan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, pembangunan monumen tersebut senantiasa memberikan inspirasi dan menggugah kesadaran sejarah, bahwa perjuangan para pahlawan harus terus dilanjutkan dalam dimensi mengisi kemerdekaan melalui pembangunan nasional”, ujar Agus dalam keterangan persnya, Sabtu (15/12/2012).

Lebih lanjut Agus menambahkan, monumen yang memiliki karakteristik konstruksi dari cor beton dengan tinggi patung 7 meter, dudukan 5 meter dan pondasi 4x4 meter merupakan sebuah tonggak yang menyatakan integritas NKRI dan sebagai tanda untuk mengobarkan kembali heroisme dan patriotisme Jenderal Besar Sudirman, guna mempertahankan setiap jengkal wilayah NKRI serta semangat untuk membangun kehidupan bangsa yang adil, aman dan sejahtera.

Untuk mencapai kehidupan yang adil, aman dan sejahtera, kata kuncinya adalah keterpaduan dan kebersamaan dari seluruh komponen masyarakat, termasuk TNI dan Polri, dalam rangka mencegah dan mengatasi segala bentuk ancaman, baik dari pihak asing maupun pihak lain, yang dapat merugikan, menimbulkan kerawanan dan melanggar kedaulatan serta keutuhan wilayah NKRI, termasuk di wilayah Kabupaten Alor.

Di sisi lain, keterpaduan dan kebersamaan itu, juga diperlukan guna percepatan pembangunan dalam rangka meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam konteks pertahanan negara, pembangunan monumen ini merupakan simbol kebersamaan serta kemanunggalan TNI-Polri dan rakyat sebagaimana yang telah diwariskan Jenderal Besar Sudirman, karena hanya dengan kebersamaan dan kemanunggalan, kita menjadi kuat dan mampu membangun negara demi tercapainya masyarakat yang adil, aman dan sejahtera”, kata Panglima TNI.

Turut hadir dalam peresmian monumen tersebut, antara lain para Asisten Panglima TNI, unsur Muspida Provinsi, Bupati beserta Muspida Kabupaten Alor, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pemuka Adat dan Budaya serta seluruh masyarakat.[jat]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER