Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 27 April 2015 | 07:13 WIB
Hide Ads

Oknum Guru Diduga Transfer Video Porno ke Siswa

Oleh : - | Senin, 19 November 2012 | 15:34 WIB

Berita Terkait

Oknum Guru Diduga Transfer Video Porno ke Siswa
beritajatim.com

INILAH.COM, Sampang - Gara-gara transfer video porno kepada salah satu siswanya, F, oknum guru Sekolah Menengah Pertama Islam (SMPI) Al Karomah di jalan Kramat Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan Kota Sampang, diprotes puluhan wali murid dan warga.

Puluhan wali murud dan warga asal Kecamatan Kota Sampang itu, sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (19/11/2012), mendatangi Lukito, Kepala Bidang Tenaga Didik (Kabid Tendik) Dinas Pendidikan setempat untuk meminta agar yang bersangkutan ditindak tegas secepatnya.

Tidak hanya itu, warga juga mengancam akan melaporkan oknum guru itu kepada polisi bila dinas pendidikan setempat tidak menjatuhkan sanksi.

"Kami datang ke dinas pendidikan ini untuk meminta guru penyebar video porno itu diberi sanksi, nggak layak perilaku guru seperti itu," kata Yepi (40), salah satu warga di hadapan sejumlah wartawan usai melakukan pertemuan dengan pihak Dinas Pendidikan Sampang.

Sementara itu, Lukito, saat dikonfirmasi sangat menyayangkan apa yang dilakukan oknum guru tersebut. "Saya sangat menyayangkan perilaku guru seperti itu, seharusnya guru bisa menjadi panutan, akan tetapi karena ini sekolah swasta saya harus koordinasi dengan kepala sekolah dan pimpinan yayasan, dan nantinya kami tetap akan memberikan sanksi kepada guru tersebut," tuturnya.

Terpisah, salah satu karyawan SMPI Al Karomah yang engan disebutkan identitasnya, membenarkan adanya penyebaran video porno itu dengan cara transfer melalui handphone kepada dua siswa laki-laki yang diperkirakan seminggu lalu. "Benar mas, tapi waktunya saya lupa," ujarnya. [beritajatim.com]

Tag :

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.