Sabtu, 25 Oktober 2014 | 13:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Grasi Ola Tamparan Buat SBY
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Iwan Purwantono
nasional - Minggu, 11 November 2012 | 08:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kisah grasi Meirika Franola atau Ola yang berakhir dengan pencabutan, memperkuat dugaan adanya kekuatan mafia hukum telah memperdaya Istana. Kasus ini, tamparan keras bagi Presiden SBY.

Menurut Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Herman Herry, mengatakan sinyalemen Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tentang mafia hukum masuk Istana, sulit dibantah.

‘’Ini sangat memalukan sekali. Bagaimana mungkin, orang yang diampuni malah menjadi otak penyelundupan narkoba,’’ tegasnya kepada INILAH.COM, Minggu (11/11/2012).

Selanjutnya, Herman mempertanyakan sikap Menkum dan HAM Amir Syamsuddin yang mengaku telah memberikan masukan kepada Presiden SBY agar mengabulkan permohonan grasi Ola.

‘’Lho, narkoba itu kejahatan kemanusiaan yang luar biasa kejam. Kok malah diampuni. Naifnya lagi, beliau (Menkum dan Ham Amir Syamsuddin) bicara soal kemanusiaan. Sudahlah jangan bicara lagi soal kemanusiaan,’’ tegasnya.

Sejatinya, Amir Syamsuddin sangat paham akan bahaya narkoba. Awal 1997, dirinya dipercaya menjadi kuasa hukum artis Zarima Mirafzur yang dikenal dengan sebutan ratu ekstasi. Kala itu, Zarima tertangkap karena menyimpan 29. 677 butir ekstasi.

‘’Saya sependapat dengan ketua MK. Bahwa mafia hukum sudah menyentuh istana. Sehingga grasi kepada penjahat narkoba, begitu mudahnya diberikan,’’ pungkas Herman. [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER