Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 4 September 2015 | 06:24 WIB
Hide Ads

Grasi Ola Tamparan Buat SBY

Oleh : Iwan Purwantono | Minggu, 11 November 2012 | 08:02 WIB
Grasi Ola Tamparan Buat SBY
inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Kisah grasi Meirika Franola atau Ola yang berakhir dengan pencabutan, memperkuat dugaan adanya kekuatan mafia hukum telah memperdaya Istana. Kasus ini, tamparan keras bagi Presiden SBY.

Menurut Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Herman Herry, mengatakan sinyalemen Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tentang mafia hukum masuk Istana, sulit dibantah.

Ini sangat memalukan sekali. Bagaimana mungkin, orang yang diampuni malah menjadi otak penyelundupan narkoba, tegasnya kepada INILAH.COM, Minggu (11/11/2012).

Selanjutnya, Herman mempertanyakan sikap Menkum dan HAM Amir Syamsuddin yang mengaku telah memberikan masukan kepada Presiden SBY agar mengabulkan permohonan grasi Ola.

Lho, narkoba itu kejahatan kemanusiaan yang luar biasa kejam. Kok malah diampuni. Naifnya lagi, beliau (Menkum dan Ham Amir Syamsuddin) bicara soal kemanusiaan. Sudahlah jangan bicara lagi soal kemanusiaan, tegasnya.

Sejatinya, Amir Syamsuddin sangat paham akan bahaya narkoba. Awal 1997, dirinya dipercaya menjadi kuasa hukum artis Zarima Mirafzur yang dikenal dengan sebutan ratu ekstasi. Kala itu, Zarima tertangkap karena menyimpan 29. 677 butir ekstasi.

Saya sependapat dengan ketua MK. Bahwa mafia hukum sudah menyentuh istana. Sehingga grasi kepada penjahat narkoba, begitu mudahnya diberikan, pungkas Herman. [gus]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.