Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Mei 2015 | 18:21 WIB
Hide Ads

Konflik Lampung Bukan Perang Antar Suku

Oleh : Marlen Sitompul | Jumat, 2 November 2012 | 14:38 WIB

Berita Terkait

Konflik Lampung Bukan Perang Antar Suku
IST

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aziz Syamsuddin berharap pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) dapat menjamin warga Desa Balinuraga yang berada di pengungsian untuk segera kembali ke desa. Apalagi, pihak TNI dan Polri sudah menyanggupi untuk menjaga keamanan di sekitar lokasi konflik.

"Tentu semua berharap agar para pengungsi dapat dipulangkan dalam minggu depan. Ada jaminan juga dari aparat keamanan. Sekarang tinggal tunggu langkah Pemprov Lampung dan Pemkab Lamsel," kata Aziz, Jakarta, Jumat (2/11/2012).

Aziz juga menyatakan bahwa bentrok antarwarga di Kalianda, Lamsel bukan merupakan konflik antarsuku. Pasalnya, warga dari suku Bali di daerah Lampung yang lain terbukti dapat hidup berdampingan. Karena itu, Aziz menduga ada agenda terselubung dari sekelompok pihak.

"Saya sendiri warga Lampung. Konflik ini bukanlah perang suku. Buktinya warga Bali di daerah lain di Lampung bisa hidup damai. Aparatur pemerintah di Lampung harus segera turun tangan. Saya yakin situasi segera kondusif," tegas anggota DPR dapil Lampung ini.

Ketika disinggung mengenai upaya yang harus dilakukan untuk membangun rumah-rumah warga yang hangus terbakar, Aziz mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan memberikan bantuan Rp10 juta untuk setiap rumah yang rusak. Diharapkan kepada pemerintah pusat juga dapat membantu perbaikan rumah dan keperluan lainnya.

"Sudah ada komitmen pemerintah daerah Rp10 juta per rumah. Kami minta pemerintah pusat bisa bantu. Selain itu, perusahan di Lampung harusnya juga bisa menyalurkan bantuan mereka," ungkap Ketua DPP Partai Golkar ini. [rok]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.