Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Desember 2014 | 21:57 WIB
Hide Ads

Ini Dia Tugas Penyidik Polri Usai Bertugas di KPK

Oleh : Renny Sundayani | Rabu, 3 Oktober 2012 | 13:23 WIB
Ini Dia Tugas Penyidik Polri Usai Bertugas di KPK
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar - inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Mabes Polri sudah memberikan tugas baru kepada 15 penyidiknya yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebagian besar anggota Polri akan disebarkan ke Polisi Daerah (Polda) seluruh nusantara.

"15 penyidik yang kembali sudah ditempatkan. Sebanyak 12 diarahkan kembali untuk berkarier di polda-polda seluruh Indonesia yang nantinya ditempatkan oleh kapolda," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri,Jakarta, Rabu (3/10/2012).

Dia menjelaskan, untuk mengirimkan mereka ke polda-polda di seluruh Indonesia merupakan wewenang Polri. Masalah tugas selanjutnya itu menjadi hak dan tanggung jawab polda terkait. "Misalkan atas nama AKBP John Charles Edison Nababan di Polda Sumut. Nanti Pak Kapolda yang memberikan jabatan. Itu aturannya," jelasnya.

Selain itu dia juga menambahkan, di luar 12 mantan penyidik KPK tersebut, tiga anggota mendapat promosi jabatan sebagai Komisaris Besar. Mereka antara lain AKBP Yudhiawan Wibisono menjadi kasubdit 4 Direktorat Tipikor Bareskrim Polri, AKBP Tjahjono Wibowo menjadi kasubdit 3 Direktorat Pidana Umum Bareskrim Polri, dan AKBP Djoko Purwanto di Direktorat Tipikor Bareskrim Polri. "Jadi, dua pamen senior yang di KPK memperkuat Direktorat Tipikor Bareskrim Polri," ucapnya.

Dia juga memapaparkan, dengan terkait promosi sebagai komisaris besar didasarkan pada keputusan Kapolri Nomor 590/X/2012 tanggal 2 Oktober 2012. Sementara itu, untuk yang mendapat tugas di polda-polda berdasarkan keputusan Kapolri Nomor 591/X/2012 tanggal 2 Oktober 2012. [mvi]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.