Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 2 Agustus 2015 | 19:18 WIB
Hide Ads

Film Pembantaian Warga PKI Menuai Sorotan

Oleh : TJS | Senin, 1 Oktober 2012 | 15:08 WIB

Berita Terkait

Film Pembantaian Warga PKI Menuai Sorotan
IST

INILAH.COM, Jakarta Film mengenai pembantaian massal di Indonesia pada era 1965-1966 mengundang perhatian masyarakat. Film berjudul The Act of Killing yang merupakan dokumenter itu mengungkapkan mengenai pengakuan sang algojo dalam pembantaian warga yang dianggap simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan sejumlah etnis Tionghoa.

Film itu diputar di Toronto International Film Festival 2012 pada September lalu dan trailernya bisa disaksikan secara online di situs YouTube. Film tersebut menceritakan mengenai Anwar Congo, seorang preman yang kemudian menjadi tukang jagal para simpatisan PKI di Medan.

Di situsnya, film dokumenter ini mengundang komentar dari berbagai kalangan, termasuk dari Komnas HAM. Dalam hal ini, Komnas HAM menyatakan film tersebut penting untuk ditonton orang Indonesia. "Kalau kita sedang menuju ke arah Demokrasi, maka setiap warga negara harus mengetahui teror dan tekanan yang pernah terjadi dalam sejarah."

Komentar juga disampaikan sejumlah kalangan lain yang intinya menyebutkan bahwa film tersebut layak ditonton. Begitu pula dengan klip film yang ditayangkan di situs YouTube. Sejumlah komentar mengapresiasi film tersebut dan banyak pula yang berkomentar mengenai peristiwa di tahun 1965-1966. Diskusi mengenai eksistensi peristiwa tersebut dan wacana mengenai PKI pun berkembang melalui situs itu.

Belakangan, Anwar Congo menyatakan merasa tertipu oleh pembuat film tersebut. Sebab, awalnya film itu berjudul Arsan dan Aminah, bukan The Act of Killing. Di film itu Anwar berbicara secara terbuka mengenai perannya menghabisi warga, terutama dari etnis Tionghoa.

Film ini dibuat oleh sutradara asal Texas, AS Joshua Oppenheimer, Christine Cynn, dan sejumlah orang yang disebutkan anonim. [tjs]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.