Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 19:24 WIB

Golkar: Kader Muda Golkar Galau

Oleh : Agus Rahmat | Senin, 24 September 2012 | 22:05 WIB
Golkar: Kader Muda Golkar Galau
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Nurul Arifin - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kader muda Partai Golkar yang memprotes pencalegan kader tua di 2014, dianggap galau dan belum siap untuk bertarung. Protes atas usia tersebut, dianggap bukti ketidak siapan bersaing.

Demikian dikatakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Nurul Arifin. Nurul mengaku, seharusnya generasi muda Golkar bisa bersaing karena yang menentukan terpilih atau tidaknya adalah masyarakat, walau ditempatkan di nomor bawah.

"Itu bahasa yang takut. Ini bahasa ketakutan anak-anak muda di Golkar. Saya juga merasa (ketika masih anak muda Golkar, red)," ucap Nurul, di gedung DPR, Jakarta, Senin (24/9/2012).

Dia menilai, dalam sistem proporsional terbuka, nomor urut sudah tidak menjadi jaminan lagi. Jika ada yang menilai sistem itu menghambat kaderisasi, maka itu pikiran yang tidak benar. Nurul mengatakan, sistem itu membuka kompetisi bebas, sehingga jika ingin dipilih maka harus punya strategi yang bagus, yang bisa menarik masyarakat.

Menurut anggota Komisi II DPR ini, protes generasi muda Golkar atas nomor urut Caleg membuktikan generasi muda belum siap bersaing. Penuh dengan rasa takut. "Justru mereka tidak siap, membangun brand atas dirinya. Yang tua atau baru, dalam posisi yang sama. Mungkin yang lama punya jaringan. Tapi toh tidak bisa di jadikan pembenaran rakyat akan memilih itu-itu lagi," jelasnya.

Lebih lanjut, masuknya kembali 106 anggota DPR untuk 2014 mendatang, bukan jaminan akan terpilih kembali. Kaderisasi bisa terjadi jika generasi muda juga mau bersaing. "Kalau statemen ketua fraksi semua yang di DPR otomatis jadi caleg, dapilnya entah sama atau tidak, tidak mengurangi juga regenerasi di partai. Karena yang sekarang belum tentu di nomor kecil. Tapi di akomodir iya, apalagi dengan sistem suara terbanyak," tandasnya.[bay]

 
x