Kamis, 21 Agustus 2014 | 07:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pegiat HAM Dukung Hukuman Mati Bagi Koruptor
Headline
Ridwan Darmawan - ist
Oleh: Firman Qusnul Yakin
nasional - Selasa, 18 September 2012 | 09:04 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Rekomendasi Nahdlatul Ulama (NU) agar koruptor dihukum mati terus mendapat dukungan. Kalangan pengiat hak asasi manusia (HAM) sepakat dengan hasil Munas NU di Cirebon itu.

Salah satu pegiat HAM dari Indonesian Human Right Committee for Social Justice (IHCS), Ridwan Darmawan mendukung rekomendasi NU tersebut.

Soal hukuman mati bagi koruptor, menurut Direktur IHCS, rekomendasi itu harus dilihat sebagai dorongan moral bagi aparat penegak hukum dalam memberantas praktik-praktik korupsi yang telah menggurita.

"Kami harus menyatakan apresiasi positif. Apalagi, sebagai bangsa kita sudah berkomitmen bahwa korupsi adalah extraordinary crime. Rekomendasi NU itu bisa dibilang tepat," kata Ridwan saat dihubungi di Jakarta, Selasa (18/9/1202).

Menurut Ridwan, rekomendasi itu harus dilihat sebagai sumbangsih NU dalam memperbaiki Indonesia. Sebab, Indonesia memang menjadi terpuruk akibat kasus-kasus korupsi.

"Negara cenderung mengarah kepada negara gagal. Sebagai ulama yang peduli, itulah sumbangsih mereka untuk memperbaiki bangsa ini," tutur Ridwan. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
rizky abdul majid
Selasa, 18 September 2012 | 10:09 WIB
itu baru negara hebat bila koruptor dihukum mati, tapi apa mungkin karena salah satu/beberapa oknum anggota DPR perancang UU sdh terlibat kurupsi, sehinga mempertahankan penolakan hukuman mati.
isfan
Selasa, 18 September 2012 | 09:32 WIB
'DUKUNG HUKUMAN MATI BUAT KORUPTOR' YES....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER