Sabtu, 23 Agustus 2014 | 12:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Didi Irawadi: Penyidik Ditarik, KPK Dalam Bahaya
Headline
Didi Irawadi Syamsuddin - ist
Oleh: Agus Rahmat
nasional - Minggu, 16 September 2012 | 17:30 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Polri dinilai menghambat kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait ditariknya 20 penyidik yang berasal dari kepolisian.

"Walaupun penyidik Polri berakhir karena masa tugasnya, hal itu tentu bisa mengganggu kinerja KPK," ujar anggota Komisi III DPR (membidangi hukum) Didi Irawadi Syamsuddin saat dihubungi INILAH.COM, Minggu (16/9/2012).

Politikus Partai Demokrat itu menilai, KPK karena kebutuhan yang mendesak harus segera meminta dan berkoordinasi dengan Polri. Ini dilakukan supaya tidak ada kekosongan penyidik.

"Selanjutnya saya berharap Polri bisa memperpanjang, atau setidaknya Polri segera mengirim 20 penyidik pengganti yang berkualitas, sebelum 20 penyidik yang masih bertugas di KPK tersebut ditarik," jelasnya.

Jika Polri membiarkan terjadinya kekosongan, Didi menilai ini berbahaya. Sebab, kerja KPK dalam pemberantasan korupsi akan semakin terhambat.

"Kalau tidak, kinerja KPK dalam pemberantasan korupsi akan terganggu. Bagaimanapun juga penarikan 20 penyidik Polri itu tak boleh menimbulkan kekosongan penyidik di tubuh KPK. Itu bisa menyebabkan KPK tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik," katanya.

Bercermin dari masalah yang terjadi ini, sudah saatnya dipikirkan DPR agar KPK memiliki penyidik independen. Sehingga kinerja KPK tidak terganggu saat ada transisi penyidik Polri.

"Idealnya KPK itu punya penyidik sendiri. Oleh karenanya, revisi UU KPK seharusnya juga diarahkan agar KPK mandiri dalam pengadaan tenaga penyidiknya," tambah Didi. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER