Jumat, 18 April 2014 | 20:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pilkada Jawa Barat
Ditinggal Rudy Harsa, PDIP Bingung Hadapi Pilkada
Headline
Rudi Harsa - IST
Oleh: Agus Rahmat
nasional - Jumat, 14 September 2012 | 14:20 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan akan meminta klarifikasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Pilkada Jawa Barat.

Klarifikasi diperlukan karena ada aturan yang mensyaratkan penyampaian calon gubernur harus ditandatangani oleh ketua DPD, sedangkan saat ini PDIP belum memiliki ketua DPD Jawa barat pascamundurnya Rudi Harsa Tanaya.

Saat ini, DPD Jawa Barat dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) TB Hasanuddin. "Apakah ketuanya definitif atau tidak ini tentunya sedang meminta kejelasan KPU. Apakah kemudian belum ada satu ketua definitif kemudian tidak bisa. Tapi apapun kami siap untuk melakukan kesiapan-kesiapan tersebut," jelas Ketua DPP PDIP Puan Maharani, seusai rapat fraksi PDIP DPR, di gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Puan mengatakan, DPP PDIP siap melaksanakan segala keputusan. Asalkan, apa yang dilakukan oleh KPUD sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. "Kami siap bahwa kemudian sesuai aturan dan UU yang memang harus punya ketua definitif kami siap untuk punya ketua definitif," terangnya.

Apakah itu berarti TB Hasanuddin akan menjadi ketua definitif? "Belum tentu juga. Itu keputusan yang harus kita pertimbangkan dengan matang. Tapi kesiapannya untuk mengikuti proses mekanisme verifikasi kita siap. Kita tunggu saja," kata Puan. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER