Kamis, 24 April 2014 | 14:39 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Cari Lambang PMI
Usai ke Luar Negeri, PKS Pilih Bulan Sabit Merah
Headline
IST
Oleh: Marlen Sitompul
nasional - Selasa, 11 September 2012 | 05:18 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Setelah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Turki, PKS sepakat untuk mengganti logo Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi Bulan Sabit Merah.

Anggota Panja PMI Badan Legislatif (Baleg) dari Fraksi PKS yang melakukan studi banding ke Turki, Mardani Ali Sera mengatakan, dari hasil kunjungan ke Turki, Fraksi PKS semakin yakin untuk menggunakan Bulan Sabit Merah.

"Alasan kita (PKS) menggunakan bulan sabit merah, bahwa kita harus punya hak," kata Mardani, Jakarta, Senin (10/9/2012). Menurutnya, kunker tersebut untuk memmperjelas posisi Indonesia dalam menggunakan lambang PMI tersebut.

"Ini kan banyak yang mempertanyakan posisi Indonesia sebagai negara muslim atau bukan," tandasnya. Selain itu, dia pun menjelaskan bukan hanya PKS saja yang ngotot menggunakan Bulan Sabit Merah, namun Fraksi Hanura, PPP, dan Fraksi Golkar membuka untuk menggunakan bulan sabit merah dibanding PMI. Sebab, rencananya RUU yang masih dibahas di Panja nantinya diubah menjadi RUU kemanusiaan.

"Bukan PKS saja, tapi beberapa fraksi seperti Hanura, PPP bahkan sebagian Golkar juga ingin bulan sabit merah, kan nantinya direncanakan menjadi RUU Kemanusiaan bukan PMI," jelasnya.[jat]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER