Kamis, 24 Juli 2014 | 05:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tak Puas Survei, PDIP Panggil Charta Politica
Headline
Foto: Ilustrasi
Oleh: Marlen Sitompul
nasional - Jumat, 7 September 2012 | 17:12 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Fraksi PDI Perjuangan di DPR memanggil lembaga survei Charta Politika, Jumat (7/9/2012). Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR, Puan Maharani, menjelaskan, pemanggilan itu untuk meminta klarifikasi kepada Charta Politika terkait hasil survei yang dirilis lembaga survei itu.

"Pagi ini Fraksi PDIP mengundang Mas Toto (Yunarto Wijaya) dari Charta Politika untuk bisa berdiskusi dan bertanya mendengarkan paparan Mas Toto dari Charta Politika, terkait elektabilitas partai politik secara nasional. Dalam survei itu PDI Perjuangan berada di posisi ketiga setelah Partai Golkar dan Partai Demokrat," kata Puan Maharani, kepada wartawan, sebelum berdiskusi dengan Charta Politika, di ruang rapat FPDIP, Jumat (7/9/2012).

Atas hasil survei itu juga, Puan membantah PDIP tidak percaya diri menghadapi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2014. "Insya Allah PDI Perjuangan percaya diri yakin dan mantap sebagai partai ideologis, kami ikuti tahapan dan mekanisme sesuai Undang-undang pemilu untuk mengikuti pileg dan pilpres ke depan," kata cucu Bung Karno itu.

PDI Perjuangan, kata Puan, ingin mendapatkan penjelasan terkait hasil survei tersebut. Dia ingin mempertanyakan atas dasar apa, metode apa yang digunakan, serta samplingnya yang dipakai.

"Dari data yang kami peroleh bahwa margin error 34,4% masih tinggi sekali, swing voter juga tinggi sekali, jadi kami ingin mendengar paparan," kata Puan yang disaksikan sejumlah politisi PDI Perjuangan itu.

Dia menegaskan, survei jadi bahan dasar evaluasi yang harus dianalisa. "Bukan kami harus percaya begitu saja apa yang dilakukan Charta Politika. Kami ingin tahu apa yang menjadi dasar Charta Politika," katanya.

Dia menegaskan, dinamika politik terus berkembang setiap saat. Saat ini masih ada dua tahun untuk mempersiapkan diri menghadapi pileg dan pilpres. "Yang penting bagaimana kerja di lapangan menuju 2014," tegas putri Megawati Soekarnoputri itu.

Seperti diketahui, dalam survei yang dilakukan oleh lembaga Charta Politika, Partai Golkar masih menempati urutan pertama dalam tingkat keterpilihan. Posisi selanjutnya diikuti oleh Partai Demokrat dan PDIP.

"Golkar menempati urutan pertama dengan dipilih oleh 18% responden sementara Demokrat dan PDIP dengan masing-masing 12,5% dan 10,8%," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, dalam pemaparan hasil survei di Restoran Pantai Mutiara, Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, (30/8/2012). [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER