Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 27 Maret 2015 | 22:39 WIB
Hide Ads

Pistol Teroris Solo Berlabel Kepolisian Filipina

Oleh : Renny Sundayani | Sabtu, 1 September 2012 | 12:38 WIB
Pistol Teroris Solo Berlabel Kepolisian Filipina
ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Polisi berhasil menyita satu pucuk senjata api berupa pistol dari pelaku teror yang baku tembak dengan anggota Satgassus Densus 88 di Jalan Veteran, Solo, Jawa Tengah, di samping Lotte Mart, pada jumat malam.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Anang Iskandar, pelaku menggunakan senjata tajam yang bertuliskan Kepolisian Philipina.

"Barang bukti yang disita satu pucuk pistol Pietro Bareta made in Italy disisi sebelah bertuliskan PNP property Philipines National Police," ujar Anang dalam pesan singkatnya, Sabtu (1/9/2012).

Selain pistol, aparat kepolisian juga menyita tiga buah megazen, 43 peluru kaliber sembilan mm Merek Luger, dan sembilan holopoint CBC 9 MM. Polisi menduga, pelaku teror merupakan pelaku dengan aksi teror yang terjadi di Solo beberapa hari ini.

Anang menuturkan peristiwa penyergapan dilakukan pada pukul 21.30 WIB. Saat itu sempat terjadi baku tembak antara pelaku teror dengan anggota Satgassus Densus 88 di Jalan Veteran, Solo, Jawa Tengah di samping Lotte Mart.

Baku tembak bermula dari perlawanan yang dilakukan terduga teroris saat Densus menyergap di tengah jalan. "Ada pergumulan dan tersangka mencabut senjata api lalu menembak anggota Bripda Suherman. Dari baku tembak ini juga mengakibatkan 2 tersangka meninggal dunia yakni Farhan dan Mukhsin," kata Anang.

Bripda Suherman gugur dalam tugas sesampainya di Rumah Sakit. Jenazah Bripda Suherman nantinya akan langsung diterbangkan ke kampung halamannya di Pinrang, Sulawesi Selatan. Sementara, dua jenazah terduga teroris akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati usai dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Yogyakarta. [lal]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.