Minggu, 21 Desember 2014 | 13:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Verifikasi Partai Diperpanjang Tiga Pekan
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Sumitro
nasional - Kamis, 30 Agustus 2012 | 13:48 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperpanjang masa verifikasi bagi partai politik parlemen sejalan dengan dikabulkannya sebagian permohonan uji materi atau judicial review Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

"Kesimpulan pleno KPU merespon putusan MK soal verifikasi, khusus bagi partai politik yang lulus parliamentary threshold diberi tenggat waktu penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA)," kata komisioner KPU, Sigit Pamungkas, kepada INILAH.COM, Kamis (30/8/2012).

Tenggat waktu verifikasi, kata dia, diberikan sama dengan jumlah hari masa pendaftaran partai dibuka KPU sampai dengan putusan MK dibuat. Yakni antara 20 hingga 25 hari ke depan. Perubahan regulasi tentang verifikasi dan peraturan tahapan dan jadwal Pemilu ini, dilakukan seluruh komisioner KPU dengan menggelar rapat pleno, Rabu (29/8/2012) malam.

"Dilakukan penyesuaian berdasarkan putusan MK, seperti menyangkut peserta Pemilu dan perlakuan verifikasi," ucap Sigit.

Sementara itu bagi partai politik non parlemen atau non parliamentary threshold, lanjutnya, pendaftaran dan penyerahan KTA sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya, yakni pada 7 September 2012.

Sebelumnya, MK memutuskan bahwa semua partai politik baik yang sudah mempunyai kursi di DPR maupun yang tidak mempunyai kursi tetapi berbadan hukum harus mengikuti verifikasi yang telah dilakukan penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Harus mengikuti verifikasi semuanya, mulai dari yang besar seperti Demokrat, PDIP, Golkar dan 9 partai di DPR bersama partai lain seperti Nasdem, Nasrep, harus ikut verifikasi yang sama, dengan persyaratan yang sama," tegas Ketua MK, Mahfud MD.

Ia berpendapat bahwa persyaratan keikutsertaan partai politik pada Pemilu 2009 berbeda dengan persyaratan untuk ikut Pemilu 2014. Sehingga jika partai yang lolos verifikasi pada 2009 lalu dianggap otomatis lolos pada Pemilu 2014 sebagai hal yang tidak fair. "Tidak fair, tidak adil. Kalau mau verifikasi ukurannya yang sama dong," kata Mahfud. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER