Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 19:26 WIB

Korupsi di Polri Karena Reformasi Tak Maksimal

Oleh : Karel S Ratulangi | Kamis, 2 Agustus 2012 | 00:05 WIB
Korupsi di Polri Karena Reformasi Tak Maksimal
foto: Ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta Munculnya kasus korupsi di lingkungan Polri dinilai sebagai akibat dari tidak maksimalnya Polri menjalankan reformasi kultural. Seharusnya, Polri mampu mewujudkan komitmen mereka untuk menjadi pengayom masyarakat dan pemberantas kejahatan, termasuk korupsi.

Kinerja Kepolisian tidak maksimal karena reformasi kulturalnya tidak berjalan dengan baik. " Tiga bulan yang lalu Kapolri menyatakan komitmen, yang salah satunya adalah pemberantasan korupsi," ujar anggota Komisi III DPR, Eva Sundari di Jakarta (1/8/2012).

Seharusnya komitmen tersebut benar-benar dijalankan, tidak sebagai wacana saja. Menurutnya, Kepolisian adalah harapan warga masyarakat untuk mendapatkan keamanan dan kepastian hukum. Di tangan kepolisian juga diharapkan setiap tindak kejahatan, baik yang menyangkut masyarakat di luar kepolisian bahkan di dalam tubuh kepolisian, dapat diberantas dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Kasus ini harus menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen mereka, dan di saat yang sama menunjukan reformasi kulturalnya." [tjs]

 
x