Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 2 Agustus 2015 | 07:13 WIB
Hide Ads

Jaksa Selingkuh di Riau Tidak Ditahan

Oleh : Renny Sundayani | Senin, 30 Juli 2012 | 18:00 WIB

Berita Terkait

Jaksa Selingkuh di Riau Tidak Ditahan
IST

INILAH.COM, Jakarta - Oknum jaksa yang kepergok selingkuh bersama stafnya di rumah kos di Riau akan diberikan sangsi berat.

Oknum jaksa pria itu bernama Arkan Alfaisal (37) yang menjabat sebagai Jaksa Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), sedangkan pasangan selingkuhnya, Dameria Siahaan (29) staf di Jaksa Tindak Pidana Umum (Jampidum) yang keduanya bertugas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Mereka tertangkap basah saat selingkuh di kamar kos. Kasus perselingkuhan ini pun akhirnya dilaporkan ke Polresta Pekanbaru.

"Lihat nanti hasil pemeriksaan kesimpulannya sanksi sesuai PP 53 bisa teringan bisa terberat," ucap Kepala pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Adi Toegarisman, Senin (30/7/2012).

Adi menjelaskan, kini dua pasangan yang telah memiliki masing-masing keluarga tidak ditahan, namun kedua belah pihak akan diproses secara kepegawaian, kedisiplinan dan pengawasan. "Tidak ditahan," ucapnya.

Keduanya ditangkap basah oleh pihak keluarga suami Dameria berinisial SS di rumah kos yang disewa istrinya selama tiga bulan terakhir ini. Pasangan selingkuh ini ditangkap basah pada Sabtu (28/7/2012) sekitar pukul 23.00 WIB.

Penangkapan ini dilakukan suaminya sendiri dengan meminta bantuan pihak aparat kepolisian, Ketua RT setempat, dan pemilik kos. Tempat kos yang dijadikan perselingkuhan itu di Jl Teratai No 161 di kamar 47 lantai II. Staf jaksa Dameria ini, sudah tiga bulan mengontrak kamar kos karena belakangan ini minggat dari rumahnya. Dalam penggerebakan ini, pihak suami bersama keluarga mengabadikannya dengan video. [mvi]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.