Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Desember 2014 | 11:02 WIB
Hide Ads

FELSMI Desak KLH Tindak Tegas Pelaku Pencemaran

Oleh : - | Selasa, 3 Juli 2012 | 02:00 WIB
FELSMI Desak KLH Tindak Tegas Pelaku Pencemaran
foto: Ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Federasi LSM Indonesia (FELSMI) mendesak Kementerian Lingkuangan Hidup (KLH) menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan.

"Kami meminta pihak Kementerian Lingkungan Hidup untuk menindak tegas siapapun yang terlibat melakukan pencemaran lingkungan," kata Ketua Umum Jaring Mahasiswa Lira, Joko Priyoski, saat unjuk rasa di depan Gedung Kementrian Lingkungan Hidup, Senin (2/7/2012).

Berbagai kasus pencemaran dan perusakan lingkungan, lanjut Joko, sudah sering dilaporkan baik melalui Badan Lingkungan Hidup daerah (BLHD), Badan Lingkungan Hidup (BLH) provinsi, Kementerian Lingkuangan Hidup (KLH), kepolisian, DPRD, maupun DPR RI.

"Namun dari segi penegakan hukum belum maksimal dilakukan, yang kemudian membuat para pelaku tidak memiliki efek jera," tegasnya.

Menurut dia, selama ini pencemaran dan perusakan lingkungan diduga banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan industri pertambangan rumah sakit. "Khususnya perusahaan-perusahaan besar yang tidak memiliki Amdal (Analisa Dampak Lingkungan) yang benar," ungkapnya.

Joko memaparkan pihaknya telah melaporkan kasus pencemaran lingkungan limbah yang merusak ekosistem ke Polda Metro Jaya. "Dugaan kami, salah satu perusahaan telah merubah 'pemberitahuan' menjadi 'persetujuan ekspor limbah mill scale', selain itu juga memalsukan stempel kantor Kementrian LH, sekarang sudah dilaporkan ke Polda Metro," jelasnya

Seperti diketahui bahwa Federasi LSM Indonesia (FELSMI) terdiri dari DPW Lira DKI Jakarta-Lira Hijau-Jaringan Mahasiswa Lira Indonesia (Jaring Mahali), Kaukus Mahasiswa Anti Korupsi (KAMAKSI) dan Relawan Pemburu.

Sebelumnya LSM terdiri dari Federasi LSM Indonesia (Felsi), juga melakukan unjuk rasa di Mabes Polri, meminta Polri segera turun tangan mengusut kasus-kasus pencemaran, perusakan lingkungan yang terjadi di berbagai daerah.[dit]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Login with