Rabu, 23 Juli 2014 | 22:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
NasDem Diharapkan Utamakan Orang Muda untuk Caleg
Headline
IST
Oleh:
nasional - Sabtu, 23 Juni 2012 | 20:30 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Lembaga Kajian Publik Sabang - Merauke Circle (SMC), berharap Partai NasDem dapat mengutamakan keterwakilan orang muda dalam mekanisme penjaringan calon anggota legislatifnya, untuk DPR pada Pemilu 2014.

Menurut Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan hal tersebut harus dilakukan oleh Partai NasDem, agar sesuai dengan slogan 'restorasi Indonesia' yang digunakan partai itu.

"Gagasan dan semangat restorasi adalah modal politik mahal yang memerlukan militansi perjuangan, sehingga diperlukan sebanyak mungkin kehadiran kaum muda untuk mengawal serta mewujudkannya," kata Syahganda di Jakarta, Sabtu (23/6/2012).

Namun demikian, NasDem juga harus benar-benar melakukan seleksi ketat sosok muda yang akan diusung sebagai Caleg, baik dari aspek kelayakan nasional, integritas moral, pengakuan atau penerimaan yang luas di tengah masyarakat, maupun kapasitas lain berupa penguasaan agenda rakyat agar dapat melaksanakan gagasan perubahan yang diinginkan partai itu.

"Dengan memegang azas prinsip restorasi dan pilihan kriteria kepada orang muda, maka NasDem diyakini bisa berkibar pada Pemilu 2014 sekaligus mendapat dukungan besar dari pemilih, bahkan boleh jadi keinginan NasDem mencapai 10 persen suara pemilu akan lebih terlampau," ujarnya.

Selanjutnya, Syahganda mengatakan, melalui penempatan orang-orang muda berkualitas, juga diniscaya tanggungjawab besar NasDem guna menciptakan kemajuan dan kejayaan Indonesia di masa depan dapat terlaksana. Lebih utama lagi, konsep pengantaran orang muda dapat menjamin terpeliharanya agenda kesejahteraan rakyat berikut kokohnya nasionalisme Indonesia.

"Sekarang ini sudah waktunya mandat kesejahteraan dan hakikat nasionalisme Indonesia dipegang oleh orang-orang muda, sebab sejauh ini penataan keduanya sangat terabaikan dan membuat keadaan negeri ini terus-menerus terpuruk tanpa melahirkan keberhasilan nasional baik kepada rakyat ataupun di hadapan negara-negara lain," jelasnya.

Akan tetapi, tambah Syahganda, pengedepanan orang muda tidak berarti mengabaikan ketokohan lain di luar barisan muda yang memiliki akar serta komitmen terhadap perubahan. Karena itu, proporsi terhadap tokoh-tokoh kuat dalam masyarakat bagi yang tidak muda pun perlu diakomodir. "Cuma memang, untuk kalangan muda harus diberi tempat yang utama," katanya.[bay]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER