Sabtu, 25 Oktober 2014 | 01:01 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wah, KPK Menghindar Soal Penetapan Tersangka AAM
Headline
Johan Budi SP - inilah.com
Oleh: Firman Qusnul Yakin
nasional - Jumat, 15 Juni 2012 | 17:51 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP enggan menjelaskan berita bahwa lembaganya sempat menetapkan AAM sebagai tersangka kasus pembangunan Sekolah Olahraga Nasional (SON) di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, yang tiga jam kemudian dicabut kembali.

Status tersangka AAM ditetapkan pada gelar perkara Kamis (14/06/12). Johan saat dicecar tentang berita itu malah mengalihkan persoalan ke penyelidikan seputar kasus Hambalang. "Itu masih dalam proses penyelidikan," kata Johan tanpa menjelaskan soal penetapan tersangka AAM itu.

Johan kemudian lebih banyak memaparkan seputar perkembangan kasus Hambalang yang telah diumumkan sebelumnya. Yaitu, KPK telah memeriksa 70 saksi untuk penyelidikan kasus ini.

Sebelumnya INILAH.COM memberitakan, KPK dikabarkan telah menetapkan AAM sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana proyek pembangunan SON di Bukit Hambalang namun tiga jam kemudian akhirnya dicabut kembali.

Atas informasi ini baik Johan Budi maupun Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat dikonfirmasi tidak bersedia menjawab. Khususnya Johan Budi, tidak seperti biasanya sulit dikonfirmasi wartawan. Namun, berbeda saat dikonfirmasi INILAH.COM beberapa kali tentang kebenaran berita itu, ia tidak bersedia menjawabnya hingga saat ini. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER