Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 26 Mei 2017 | 12:28 WIB

Hercules Siap Mati untuk Prabowo

Oleh : Sumitro | Senin, 21 Mei 2012 | 03:17 WIB
Hercules Siap Mati untuk Prabowo
Hercules Rosario Marshal dan Prabowo Subianto - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Hercules Rosario Marshal menginstruksikan kepada seluruh Dewan Pimpinan Daerah (GRIB) merapatkan barisan menghadapi Pemilu 2014 mendatang.

Hercules meminta pimpinan DPD melakukan konsolidasi dengan merangkul semua kelompok masyarakat demi suksesnya Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) serta menghantarkan Prabowo Subianto sebagai Presiden 2014 - 2019. Apalagi waktu dua tahun ke depan jika dijalani untuk konsolidasi terasa singkat.

"2014 harga mati, Haji Prabowo Subianto menjadi Presiden 2014. Saya memperintahkan DPD-DPD saya seluruh propinsi, kamu kalau jadi pengecut kamu jangan jadi ketua. Tidak usah cengeng, tidak usah ngemis, tidak usah minta-minta, tidak usah pakai proposal, kalau siap jadi ketua," tegasnya di Kantor DPP GRIB di Kemanggisan, Jakarta Barat, Minggu (20/5/2012)

Dalam kesempatan itu mantan tokoh Tanah Abang itu berkeyakinan bahwa Prabowo Subianto mampu memperbaiki keadaan Indonesia menjadi lebih baik lagi. Bahkan, dirinya memberikan jaminan akan kondisi tersebut nantinya.

Karenanya seluruh kader-kader GRIB maupun Gerindra diminta tidak takut dengan siapapun untuk menjadikan Prabowo sebagai Presiden, kecuali kepada Tuhan.

Hal mendasar yang ditekankan Hercules, mereka yang siap berjuang dengan barisan pendukung Prabowo hendaknya tidak cengeng dengan sedikit-sedikit bantuan. Seperti pernah dilakukan saat dirinya menjadi penguasa di Pasar Tanah Abang.

"Saya pantang minta, pantang memeras, pantang memaksa-maksa orang harus kasih saya. Saya pantang merebut kekuasaan lembah hitam, di dalam lembah hitam duri-duri semua, pertaruhan setiap malam bunuh orang,"sebut dia.

"Harga mati kerja keras, bergandengan tangan untuk memenangkan Pemilu 2014, untuk mensukseskan Prabowo menjadi presiden. Harga mati, ketua umum mati duluan," tambah Hercules serius.[jat]

 
Embed Widget

x