Sabtu, 25 Oktober 2014 | 08:24 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Hercules Siap Mati untuk Prabowo
Headline
Hercules Rosario Marshal dan Prabowo Subianto - inilah.com
Oleh: Sumitro
nasional - Senin, 21 Mei 2012 | 03:17 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Hercules Rosario Marshal menginstruksikan kepada seluruh Dewan Pimpinan Daerah (GRIB) merapatkan barisan menghadapi Pemilu 2014 mendatang.

Hercules meminta pimpinan DPD melakukan konsolidasi dengan merangkul semua kelompok masyarakat demi suksesnya Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) serta menghantarkan Prabowo Subianto sebagai Presiden 2014 - 2019. Apalagi waktu dua tahun ke depan jika dijalani untuk konsolidasi terasa singkat.

"2014 harga mati, Haji Prabowo Subianto menjadi Presiden 2014. Saya memperintahkan DPD-DPD saya seluruh propinsi, kamu kalau jadi pengecut kamu jangan jadi ketua. Tidak usah cengeng, tidak usah ngemis, tidak usah minta-minta, tidak usah pakai proposal, kalau siap jadi ketua," tegasnya di Kantor DPP GRIB di Kemanggisan, Jakarta Barat, Minggu (20/5/2012)

Dalam kesempatan itu mantan tokoh Tanah Abang itu berkeyakinan bahwa Prabowo Subianto mampu memperbaiki keadaan Indonesia menjadi lebih baik lagi. Bahkan, dirinya memberikan jaminan akan kondisi tersebut nantinya.

Karenanya seluruh kader-kader GRIB maupun Gerindra diminta tidak takut dengan siapapun untuk menjadikan Prabowo sebagai Presiden, kecuali kepada Tuhan.

Hal mendasar yang ditekankan Hercules, mereka yang siap berjuang dengan barisan pendukung Prabowo hendaknya tidak cengeng dengan sedikit-sedikit bantuan. Seperti pernah dilakukan saat dirinya menjadi penguasa di Pasar Tanah Abang.

"Saya pantang minta, pantang memeras, pantang memaksa-maksa orang harus kasih saya. Saya pantang merebut kekuasaan lembah hitam, di dalam lembah hitam duri-duri semua, pertaruhan setiap malam bunuh orang,"sebut dia.

"Harga mati kerja keras, bergandengan tangan untuk memenangkan Pemilu 2014, untuk mensukseskan Prabowo menjadi presiden. Harga mati, ketua umum mati duluan," tambah Hercules serius.[jat]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
4 Komentar
padirman
Jumat, 25 Mei 2012 | 14:37 WIB
mohon maaf dengan segala hormat, keteladanan kunci pokok seorang pemimpin, oleh karena itu mohon kepada pa prabowo untuk tidak mencalonkan diri menjadi presiden, kami hanya bisa melihat pa prabowo belum bisa menata rumah tangga, apalagi negara .... matur nuwun.
Ochid Durosid
Kamis, 24 Mei 2012 | 08:06 WIB
Ya Allah mudahkanlah urusan Pak Prabowo kalau memang beliau harus menjadi orang no 1 di negeri ini dan jauhkanlah dari orang orang yang ingin menjauhkan rakyat dan pemimpinya
reban
Rabu, 23 Mei 2012 | 15:08 WIB
Emang Hercules itu siapa ????? Kalaupun punya hak pilih itu hanya satu......
DANAN DJOYO
Rabu, 23 Mei 2012 | 09:48 WIB
okey, saya respek dengan apa yg menjadi komitmen bang hercules, tapi dalam merebut simpati rakyat indonesia yang telah muak dan hampir muntah tehadap slogan juga retorika politik, baik calon penguasa apalagi penguasa saat ini, kami minta jaminan riil terhadap calon penguasa kedepan bila tidak mampu melakukan perubahan riil terhadap keadaan petani, nelayan buruh dan karyawan swasta kepada keadaan yag lebih baik, harus siap mundur dan atau diundurkan oleh rakyat baik secara konstitusional atau inkonstitusional.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER