Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 Januari 2015 | 12:44 WIB
Hide Ads

Korupsi Karena Budaya Politik Buruk Bukan Kampus

Oleh : Santi Andriani | Kamis, 10 Mei 2012 | 09:41 WIB
Korupsi Karena Budaya Politik Buruk Bukan Kampus
Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas - inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas berpendapat, budaya korupsi subur karena tidak adanya keteladanan dari pemimpin ditambah buruknya budaya politik dalam negeri.

Mantan Ketua KPK itu tak setuju jika sikap korupsi dihubungkan dengan dari universitas mana pelaku itu mengenyam pendidikan tingginya itu. Keduanya sama sekali tak memiliki korelasi.

"Penyebab korupsi muncul karena krisis keteladanan atau akhlak dari pemimpin, tumpulnya visi pemimpin, dan budaya politik hedonis yang tumbuh subur di elite politik adalah sumber utama korupsi. Bukan kampus," ujar Busyro Muqoddas ketika dihubungi, Kamis (10/5/2012).

Busyro juga mengatakan, korupsi bisa tumbuh subur karena lemahnya pengawasan dari masyarakat sipil itu sendiri. Tak heran jika praktik korupsi semakin membudaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. [mvi]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.