Sabtu, 2 Agustus 2014 | 09:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Korupsi Karena Budaya Politik Buruk Bukan Kampus
Headline
Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Santi Andriani
nasional - Kamis, 10 Mei 2012 | 09:41 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas berpendapat, budaya korupsi subur karena tidak adanya keteladanan dari pemimpin ditambah buruknya budaya politik dalam negeri.

Mantan Ketua KPK itu tak setuju jika sikap korupsi dihubungkan dengan dari universitas mana pelaku itu mengenyam pendidikan tingginya itu. Keduanya sama sekali tak memiliki korelasi.

"Penyebab korupsi muncul karena krisis keteladanan atau akhlak dari pemimpin, tumpulnya visi pemimpin, dan budaya politik hedonis yang tumbuh subur di elite politik adalah sumber utama korupsi. Bukan kampus," ujar Busyro Muqoddas ketika dihubungi, Kamis (10/5/2012).

Busyro juga mengatakan, korupsi bisa tumbuh subur karena lemahnya pengawasan dari masyarakat sipil itu sendiri. Tak heran jika praktik korupsi semakin membudaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER