Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 15:22 WIB

Muhaimin Serahkan Kasus Penembakan TKI ke Kemenlu

Oleh : Sumitro | Senin, 23 April 2012 | 23:15 WIB
Muhaimin Serahkan Kasus Penembakan TKI ke Kemenlu
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar - Inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kementerian Luar Negeri dan BNP2TKI terkait terbunuhnya 3 TKI asal NTB yang ditebak secara mengenaskan pada 25 Maret 2012 dini hari di Kawasan Port Dickson di Malaysia. Ada dugaan penembankan tersebut terkait perdagangan organ di negara tersebut.

Demikian disampaikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar saat ditemui di Kemnakertrans, Jakarta Senin (23/4/2012).

"Sedang diurus BNP2TKI dan tentunya Kemlu juga akan terus bekerja ya. Sekarang semua perlindungan terus ditangani. Termasuk acident-acident seperti itu pasti ditangani," katanya.

Menurutnya, terkait adanya dugaan perdagangan organ, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keamananan dalam hal ini adalah kepolisian. "Ya
itu sudah wilayah keamanan tentu pihak-pihak keamanan pasti akan pro-aktif ya melacak kasus-kasus seperti itu. Apalagi menyangkut perdagangan yang sangat mengerikan seperti itu pasti diusut," ujar Muhaimin.

Muhaimin menambahkan, pemerintah telah mengurangi betul TKI yang bekerja di Malaysia guna mencegah hal-hal yang selama ini telah merugikan TKI dan bangsa Indonesia secara khusus. "Sekarang saja sudah tidak ada yang berangkat ke Malaysia. Dari yang kita buka hanya 120 orang saja yang mau sekarang," terangnya.

Berikut nyawa 3 TKI asal Pancor Kopong, Pringgasela Selatan, Lombok Timur, NTB yang tewas akibat ditembak dengan sadis oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM), masing-masing adalah Herman (34), Abdul Kadir Jaelani (25), dan Mad Nur (28). Untuk keperluan autopsi BNP2TKI siap memfasilitasi keinginan keluarga jika ingin melakukan otopsi ulang terhadap jenazah.[jat].

 
Embed Widget

x