Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 September 2017 | 19:43 WIB

Tolak Hapus Foto, Wartawan Dianiaya Polisi

Oleh : Anton Hartono | Selasa, 27 Maret 2012 | 19:27 WIB
Tolak Hapus Foto, Wartawan Dianiaya Polisi
inilah.com/Anton Hartono
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Menolak untuk menghapus gambar bentrokan di depan Stasiun Gambir, Rizki Sulistyo, seorang pewarta foto dari Koran Lampu Hijau, mengaku telah menjadi korban pemukulan yang dilakukan aparat kepolisian.

Menurut Rizki, aksi pemukulan berawal saat dia tengah mengikuti petugas melakukan pengejaran terhadap mahasiswa dari Konami, yang terlibat bentrokan di Jalan Medan Merdeka Timur.

"Kejadiannya di samping Gereja Imannuel. Waktu itu polisi lagi mengejar mahasiswa, saya lagi mengambil gambar. Tiba-tiba seorang polisi berteriak dan mengepung saya," jelasnya.

Rizki sempat menunjukan kartu id pers yang dikenakannya, namun aparat kepolisian itu meminta dia menghapus gambar di kameranya. Karena menolak, petugas berusaha mengambil paksa kameranya.

"Kamera mau dirampas, tapi saya pertahankan. Saya sempat dijambak, dan ditendang sampai jatuh. Akhirnya saya lari ke arah kerumunan wartawan lain, dan mereka tidak lagi mengejar," katanya

Hingga saat ini belum ada tanggapan dari Polda Metro Jaya terkait pemukulan tersebut. Bentrokan antara mahasiswa dari Konami dan polisi juga telah selesai. 35 orang demontrans diamankan dan lima polisi dikabarkan terluka akibat bentrokan itu.[bay]

Tags

 
x