Find and Follow Us

Kamis, 23 Januari 2020 | 01:42 WIB

Rapat Setgab Belum Bulat

Oleh : Laela Zahra | Kamis, 15 Maret 2012 | 01:10 WIB
Rapat Setgab Belum Bulat
inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Hasil rapat Sekretariat Gabungan (Setgab) di kediaman Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Jawa Barat, belum mencapai kesepakatan bulat.

Rapat yang berlangsung sejak pukul 19.00-22.30 WIB dengan diikuti seluruh ketua umum dan ketua fraksi partai politk koalisi pemerintah, membahas tentang rencana kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

"Kami para pimpinan parpol-parpol koalisi bersama menteri terkait, dan saya, serta Wakil Presiden baru saja melaksanakan pertemuan membahas permasalahan perekonomian nasional, yang akhir-akhir ini mengalami berbagai tantangan," ujar SBY usai rapat Setgab, di kediamannya, Rabu (14/3/2012).

Dalam rapat tersebut SBY selaku Ketua Setgab dan jajaran pemerintahannya menjelaskan tentang mendesaknya perubahan terhadap APBN, untuk mengurangi subsidi BBM dengan berbagai alasannya.

"Kegiatan seperti ini diperlukan dan memang menjadi kesepakatan koalisi manakala ada sesuatu yang diperlukan untuk pengambilan keputusan yang baik, maka dilakukan pertemuan konsultasi," kata SBY.

Namun hasil rapat ini belum mengubah pendirian Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang menentang kenaikan harga BBM bersubsidi. Usai rapat, Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq enggan berkomentar banyak seputar hasil rapat tersebut. "Kan tadi sudah dijelaskan (SBY dalam keterangan pers)," kilah Luthfi di kediaman SBY, Rabu (14/3/2012).

Luthfi tak memberikan pernyataan tegas untuk mendukung rencana pemerintah mengurangi subsidi BBM. Menurutnya rapat ini bukan untuk menentukan sikap dan keputusan PKS.

"Sudah diatur semua, kami serahkan pada mekanisme undang-undang di parlemen. Rapat ini kan hanya sosialisasi dan belum akan diputuskan, kita lihat nanti," kata Luthfi.[dit]

Komentar

x