Find and Follow Us

Rabu, 13 November 2019 | 17:59 WIB

2 Bonek Masih Dirawat Intensif

Sabtu, 10 Maret 2012 | 16:18 WIB
2 Bonek Masih Dirawat Intensif
beritajatim.com
facebook twitter

INILAH.COM, Lamongan - Dua pendukung Persebaya alias Bonek, hingga kini masih dirawat intensif di RS Muhammadiyah Lamongan. Dua supporter yang dirawat masing-masing adalah Ahmad Ali Imron (17), warga Indrosono, Semampir Surabaya dan satu lagi belum diketahui identitasnya yang kritis.

Menurut Kastijan (61), orang tua Ahmad Ali Imron mengatakan anaknya memang berangkat nonton bola tanpa izin. "Anak saya mengalami luka di bagian kepala karena tersangkut kabel meski saat ini kondisinya mulai stabil," katanya, Sabtu (10/03/2012).

Sementara itu, Ahmad Ali Imron mengaku dirinya memang niat berangkat ke Bojonegoro dengan menumpang kereta api peti kemas bersama rekan-rekannya.

Dalam penuturannya, memang ada 10 bonek yang naik di atas kereta api. Bahkan, saat memasuki daerah Pucuk, Lamongan, dirinya bersama bonek lainnya sempat terlibat saling lempar dengan warga di sepanjang perlintasan.

"Saat ada lemparan itu tiba-tiba kepala saya tersangkut kabel dan seketika jatuh kendati sempat sadar dan kemudian diantar polisi ke rumah sakit," ujarnya.

Menurut Ali Imron, selain dirinya masih ada lagi 500 bonek yang naik kereta api. Bahkan, dari 500 orang itu beberapa di antaranya sudah menyiapkan batu yang ditaruh di dalam tas untuk berjaga-jaga sewaktu ada penyerangan.

"Leher saya masih sakit mas meski sekarang kepala saya agak terasa sakit akibat jatuh," tuturnya.

Jumlah Bonek yang meninggal dunia sebanyak empat orang. Satu Bonek yang meninggal di Bojonegoro, mengalami luka dalam di bagian kepala dan tulang belakang akibat terkena lemparan saat di Lamongan.

Sedangkan tiga lainnya yang meninggal di Lamongan, semuanya karena terjatuh dari kereta. [beritajatim.com]

Komentar

x