Find and Follow Us

Kamis, 23 Januari 2020 | 01:37 WIB

Sebut Siap Digantung di Monas, Anas Buat Blunder

Oleh : Ajat M. Fajar | Sabtu, 10 Maret 2012 | 14:42 WIB
Sebut Siap Digantung di Monas, Anas Buat Blunder
inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Direktur Advokasi Pukat Universitas Gajah Mada (UGM), Oce Madril mengkritik pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang menyatakan siap digantung di Monas apabila terbukti menerima satu rupiah dari kasus Hambalang.

Oce menilai, pernyataan itu sebagai bentuk kepanikan dan ketidakpahaman Anas terhadap proses hukum. "Ini bentuk kepanikan dari Anas yang menurut saya blunder," ujar Oce usai diskusi di Warung Daun, Cikini, Sabtu (10/3/2012).

Oce mengatakan, dari penyataan Anas yang disampaikan di Kantor DPP Partai Demokrat kemarin bisa disimpulkan sebagai bentuk kepanikan dari Anas atas kasus korupsi tersebut. Seharusnya, pernyataan seperti tidak perlu diumbar namun langsung dilakukan dengan cara menempuh jalur hukum kepada pihak-pihak yang dikatakan Anas sebagai penyebar fitnah.

"Kalau memang Anas yakin itu fitnah, laporkan saja ke polisi atas pencemaran nama baik, fitnah, perbuatan tidak menyenangkan. Ambil tindakan hukum jangan kemudian buat statement blunder, tidak ada dalam sistem hukum kita," ungkapnya.

Selain menempuh jalur hukum, Anas diminta menjawab semua tudingan-tudingan itu dengan memberikan data-data pendukung kepada KPK jika memang dirinya tak terlibat dengan perusahaan yang selama ini disebut oleh Nazaruddin.

"Sebaiknya memang Anas menjawab itu secara hukum, silahkan kemudian datangi KPK, jelaskan persoalan dia terlibat atau tidak, jelaskan dengan bukti," jelasnya.[iaf]

Komentar

x