Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 4 Mei 2015 | 22:04 WIB
Hide Ads

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Garut

Oleh : - | Rabu, 29 Februari 2012 | 09:52 WIB

Berita Terkait

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Garut
inilah.com/syamsudin nasution

INILAH.COM, Garut - Ratusan rumah warga Kampung Cimacan dan Sukakarya, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (28/2/2012) malam, terendam banjir akibat luapan air Sungai Cimanuk.

"Banjir disebabkan air Sungai Cimanuk meluap, karena sebelumnya hujan deras," kata Camat Tarogong Kidul, Aji Sukarmaji.

Terjangan banjir yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, kata Aji, telah merendam permukiman penduduk Kampung Cimacan yang ditempati sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) dan Kampung Sukarya ditempati sekitar 80 KK.

Warga yang rumahnya diterjang banjir dengan ketinggian sekitar 50 cm itu, langsung berupaya mengamankan perabotan rumah dan barang berharga ke tempat yang lebih aman dari jangkauan banjir.

"Sekarang warga masih disibukkan dengan menyelamatkan barang-barangnya untuk dievakuasi ke tempat yang aman," kata Aji.

Hingga menjelang pukul 22.00 WIB, luapan air sungai masih merendam rumah warga, sejumlah aparat pemerintah setempat masih meninjau permukiman penduduk yang dilanda banjir.

Bahkan sejumlah aparat kepolisian dan TNI diterjunkan ke lokasi banjir untuk membantu warga korban banjir.

Sementara itu, salah seorang warga Cimacan, Memet, mengatakan bencana banjir tersebut tiba-tiba datang dan langsung merendam permukiman penduduk yang berada dekat sekitar aliran sungai.

Terjangan banjir, kata Memet, kebanyakan melanda rumah kontrakan dan kos-kosan yang lokasinya berada di dataran bawah.

"Rumah yang terendam banjir kebanyakan yang berada di bawah, warga sekarang masih mengamankan barang-barang seperti membawanya ke loteng (lantai dua) rumah," kata Memet. [ant]

Tag :

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.