Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 07:07 WIB

Elpiji Melambung, Pertamina Operasi Pasar Lagi

Oleh : Suriani | Sabtu, 25 Februari 2012 | 02:00 WIB
Elpiji Melambung, Pertamina Operasi Pasar Lagi
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Makassar - Langkanya pasokan gas tabung elpiji 3 kg di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, mengakibatkan tingginya harga jual di masyarakat. Harganya bahkan mencapai Rp18 ribu sampai Rp25 ribu di tingkat pengecer.

Kelangkaani ini sudah terjadi dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini.

Bekaitan dengan itu, untuk pengendalian harga Pertamina sejak Sabtu (18/2/2012) telah melaksanakan operasi pasar di beberapa titip di Makassar.

"Jika masih terjadi disparietas harga di pasaran, maka operasi pasar akan dilaksanakan kembali," jelas General Manager (GM) Fuel Retail Marketing Regional VII Adi Nugroho saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jumat (24/2/2012).

PT Pertamina Fuel Retail Marketing Regional VII menjamin pasokan LPG 3 kg di wilayah Makassar aman.

Terhadap isu akan adanya kenaikan harga yang membuat masyarakat resah, secara tegas Adi menyatakan secara resmi hingga saat ini tidak ada wacana kenaikan harga elpiji 3 kg.

Ia pun menganjurkan, bagi warga yang hendak membeli elpiji 3 kg dengan harga normal bisa datang ke SPBU-SPBU khususnya yang berada sepanjang jalan Andi Pangeran Pettarani dan Perintis Kemerdekaan.

Ditambahkan dia, bagi warga yang ingin menyamapaikan pengaduan dan keluhan harga penjualan elpiji 3 kg yang tidak sesuai standar HET yang ditetapkan, disarankan menghubungi Contact Center Pertamina di nomor 500.000.

"Pertamina akan terus berupaya optimal dalam mendistribusikan LPG 3 kg guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Diharapkan dukungan dari masyarakat agar segala kemungkinan kendala yang akan dialami di kemudian hari dapat diatasi dengan baik," jelasnya.

Rata-rata penyaluran normal elpiji untuk wilayah Sulsel dan Sulbar sebanyak 650 metric ton perhari, saat ini Pertamina memiliki pasokan sebanyak 1.700 Metric Ton yang berkelanjutan tiap 2-3 hari.

Kelangkaan elpiji 3 kg di Makssar dipicu karena keterlambatan kapal tangker berlabuh di dermaga Makassar. Pasalnya, terjadi kendala pengangkutan di daerah Kalimantan Timur. Sehingga, distribusi pun menjadi lambat. [gus]

Komentar

x