Senin, 21 Mei 2012 | 20:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Survei LSI
Popularitas SBY Kian Tergerus
Headline
inilah.com
Oleh: Sumitro
nasional - Kamis, 23 Februari 2012 | 13:34 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Popularitas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus menurun sejak kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang, mencuat. Namun SBY tetap mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat, Presiden SBY masih mendapatkan dukungan sebesar 12,6 persen jika Pemilihan Presiden (Pilpres) digelar hari ini.

Dalam pemaparan hasil survei mengenai 'Mencari Calon Presiden 2014' di kantor LSI, Menteng, Jakarta Pusat, peneliti LSI Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, dari 24 nama yang dimasukkan dalam survei hanya 7 nama yang mendapatkan dukungan terbanyak. Nama-nama tersebut adalah SBY 12,6 persen, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri 6,2 persen, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di urutan ketiga dengan dukungan 5,2 persen.

Berikutnya, mantan Wakil Presiden yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla 2,7 persen, Aburizal Bakrie 2 persen, Surya Paloh 1,9 persen dan Wakil Presiden Boediono dengan dukungan 1,1 persen.

Burhanuddin juga mengungkapkan adanya dukungan terhadap 6 nama lain yang dimasukkan dalam survei. Namun nama mereka prosesentasenya sangat kecil sehingga tidak dimasukkan dalam tabel. "61,6 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan," terangnya.

Dukungan masyarakat tersebut berbeda jika responden disodorkan 18 nama capres. Karena untuk kategori ini Megawati mendapatkan suara cukup jauh dari pesaingnya. Survei dengan 18 nama ini berturut-turut yang masuk dalam 5 besar, Megawati 17,6 persen, Prabowo 12,8, Jusuf Kalla 9,7 persen, Aburizal Bakrie 7,2 persen dan Sri Sultan Hamengkubuwono 6,3 persen.

Sementara jika 10 nama yang disodorkan, berturut-turut Megawati 22,2 persen, Prabowo 16,8 persen, Aburizal Bakrie 10,9 persen dan Hatta Rajasa 5,4 persen. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
diancuk gonggeng
Minggu, 1 April 2012 | 17:42 WIB
Heran ya? gonjang-ganjing timur tengah + harga minyak dunia ngaruh ke APBN, tapi korupsi Triliunan didalem negeri sendiri enggak.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.