INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR dari Fraksi Partai Demokrat Mirwan Amir kembali memberikan bantahannya atas tudingan M Nazaruddin yang menyebutnya telah menyumbang uang sebesar Rp20 miliar untuk biaya pemenangan Anas Urbaningrum dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung.
"Saya juga baru baca tadi. Dia ngomong yang aneh-aneh. Darimana Rp20 miliar untuk nyumbang Anas, logikanya di mana," ujar Mirwan di Gedung DPR, Senayan, Kamis (23/2/2012).
Mirwan juga membantah tudingan Nazar soal uang yang disumbangkan itu berasal dari proyek di DPR. Sebab selama ini dirinya mengaku tidak pernah bermain proyek apapun untuk mencari keuntungan dalam pemenangan Anas.
"Saya tidak pernah kerja proyek saya anggota DPR, bagus uang itu untuk anak dan istri saya. Dia sudah siapin Rp200 miliar dia sudah siapkan untuk kongres mana ada duit? Fitnah melulu kerjaannya," tegasnya.
Meski dirinya mengaku apa yang disampaikan Nazaruddin adalah fitnah, Mirwan tidak mau menanggapi apapun, apalagi sampai mengambil langkah hukum. "Kalau saya peduli dia bicara saya ikut tidak benar, kerjaannya memfitnah orang," terangnya.
Sebelumnya, M Nazaruddin menyebut Wakil Ketua Banggar DPR Mirwan ikut menyumbang dana sebesar Rp20 miliar untuk pemenangan Anas Urbaningrum di kongres Partai Demokrat di Bandung. "Itu pengeluaran individu Mirwan Amir," kata Nazar di sela-sela sidang kasus suap wisma atlet di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Rabu (22/2/2012).
Nazar menyebut uang miliaran diperoleh Mirwan dari fee sejumlah proyek yang didapat saat menjabat Wakil Ketua Banggar. "Itu duit fee proyek. Mirwan Amir kan wakil ketua Banggar," kata Nazar. [mvi]