INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan arahannya kepada seluruh duta besar dan diplomat Indonesia yang bertugas di luar negeri.
SBY berpesan duta besar dan diplomat Indonesia dilarang rendah diri (minder) dalam melaksanakan tugas diplomasi di luar negeri. "Kita tidak boleh minder, diplomat Indonesia tidak boleh minder terhadap bangsa lain," kata SBY di hadapan seluruh duta besar dan diplomat Indonesia, di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (23/2/2012).
SBY mengatakan, duta besar dan diplomat harus cerdas menghadapi situasi politik dan ekonomi yang berkembang di dunia, seperti halnya krisis ekonomi global yang tengah melanda Amerika Serikat, Eropa, dan sengketa pertambangan minyak di timur Tengah.
"Dunia makin kompleks dan berubah dan berkembang, demikian kepentingan nasional kita makin menuntut perjuangan kita semua di forum internasional. Dan diplomasi yang mesti kita jalankan tentulah diplomasi yang cerdas, cekatan, dan efektif dalam arti menghasilkan sesuatu," ujar SBY.
Untuk misi perdamaian, SBY mengharapkan duta besar dapat selalu mengisi misi tersebut. "Tugas saudara tidak ringan tapi menentukan, karena bergerak di arena politik, diplomasi, dan kadang-kadang untuk sebuah perdamaian," kata SBY.
SBY menyampaikan lima harapannya kepada duta besar dan diplomat Indonesia yang bertugas di luar negeri, dalam bertugas yakni, percaya diri, memiliki pandangan yang luas, mengetahui misinya, berorientasi pada prestasi, serta selalu siap, aktif dan kreatif. [mvi]